Evil Dead Burn: Film Paling Ngilu Tahun Ini

Candra Aditya
|
detikPop

EDITORIAL RATING

3/5

AUDIENCE RATING

-
Poster film Evil Dead Burn

Sinopsis:

Evil Dead Burn menceritakan seorang perempuan yang berupaya mencari ketenangan bersama keluarga mendiang suaminya, tapi malah terjebak reuni keluarga dari neraka.

Kisah dimulai dari rumah danau milik keluarga Price. Di sana, seorang pemuda bernama Joseph Price (Hunter Doohan) tengah meneliti catatan mendiang kakeknya, Benjamin, mengenai buku kutukan Necronomicon dan entitas iblis bernama Deadites.

Dalam risetnya, Joseph berhasil menemukan Belati Kandarian yang diyakini sebagai satu-satunya senjata yang mampu memusnahkan makhluk tersebut.

Namun, penemuan ini memicu petaka ketika sesosok Deadite bernama Jessica bangkit dan membantai orang-orang di sekitar danau. Di tempat terpisah, saudara laki-laki Joseph yang bernama Will (George Pullar) terlibat pertengkaran hebat dengan istrinya, Alice (Souheila Yacoub).

Will yang emosional kemudian mengemudikan mobilnya dalam keadaan mabuk hingga menabrak Jessica (Greta Van Den Brink) di tengah jalan.

Tragisnya, sebelum Will tewas terpanggang akibat ledakan mobil dalam kecelakaan fatal tersebut, Jessica sempat merapalkan mantra dari Necronomicon dan memindahkan kutukan iblis ke dalam tubuh Will.


Review:

Alice (Souheila Yacoub) tahu bahwa ia tak diinginkan keluarga suaminya di pemakaman suaminya sendiri. Meskipun adik suami, Joseph (Hunter Doohan), mengatakan bahwa Alice tetap diterima di keluarganya, tapi semua orang tahu bahwa Alice dibenci. Alice bahkan tidak menyiapkan kata-kata terakhir di pemakaman. Ia datang dengan hoodie dan sepatu kasual, membuatnya terlihat mencolok diantara keluarga suaminya yang terlihat sekali berduka.

Sepulang dari pemakaman, Alice diajak Joseph untuk berkumpul di rumah keluarganya. Selain bapak, ibu dan nenek dari mendiang suaminya, juga ada Thya (Luciane Buchanan), pacar Joseph yang turut serta. Yang tidak mereka ketahui adalah bahwa mereka semua sedang dikutuk. Kematian Will (George Pullar), suami Alice, rupanya sudah ditunggu oleh setan-setan dari Necronomicon. Tinggal menunggu waktu siapa yang selamat dari kutukan yang kejam ini.

Siapa yang akan menyangka bahwa serial Evil Dead akan berubah menjadi salah satu franchise horor yang selalu berhasil menawarkan kengerian yang paten. Penggemar horor pasti tahu dengan trilogi awal buatan Sam Raimi yang berhasil menggabungkan horor dengan dark comedy yang unik. Tapi mungkin versi 2013 dari Fede Alvarez yang berhasil mengingatkan semua orang bahwa Evil Dead bisa terasa semenyakitkan itu.

Ditulis oleh sang sutradara sendiri, Sébastien Vaniček, bersama Florent Bernard, Evil Dead Burn agak sedikit berbeda dengan dua film Evil Dead sebelumnya. Yang versi ini agak sedikit lebih depressing, bahkan dari awal film dimulai. Sinematografer Philip Lozano bersama production designer film ini mempersembahkan dunianya dengan warna yang pucat. Bahkan sebelum Deadites muncul-sebutan roh jahat parasit dari semesta film ini-film ini sudah terasa seperti membusuk. Ketika penonton diajak masuk ke dalam rumah keluarga Price, penonton bahkan bisa mencium bau apek dan daging busuk.

Kalau seri sebelumnya, Evil Dead Rise, yang dirilis tiga tahun lalu masih sempat memberikan nuansa komedi yang kental di adegan-adegannya; yang satu ini agak lebih serius. Sébastien Vaniček tidak hanya membahas tentang keluarga yang sebenarnya toxic, tapi ia juga membahas soal KDRT dalam sebuah pernikahan. Hal ini membuat Evil Dead Burn terasa agak lebih pekat. Meskipun Sébastien Vaniček menampilkan karakter nenek, Polly Price (Maude Davey), sebagai sumber komedi tapi tetap saja aura serius film ini tidak terbantahkan.

Dari segi penyutradaraan, Evil Dead Burn berhasil menampilkan berbagai adegan kekerasan yang dijamin akan membuat penontonnya ngilu meskipun tidak konsisten. Sébastien Vaniček membuka film ini dengan adegan di danau yang meyakinkan sebelum ia meneror penonton dengan adegan teror di dalam mobil yang melibatkan Joseph, pacarnya dan bapaknya. Meskipun teror yang dirangkai Evil Dead Burn tidak bisa menyaingi adegan mobil tersebut, tapi film ini tetap tidak bisa dianggap remeh.

Sébastien Vaniček melukis film ini dengan berbagai gambar yang tidak nyaman. Banyak sekali editing kasar yang sengaja ditampilkan untuk membuat penontonnya terkejut. Belum lagi banyaknya extreme close-up yang membuat semua adegan-adegan kekerasannya terasa menjijikkan. Percayalah, setelah menyaksikan film ini, kamu mungkin akan memandang garpu dengan cara yang berbeda.

Diakhiri dengan konklusi yang selalu memuaskan, Evil Dead Burn lagi-lagi berhasil membuat saya sebagai penonton penasaran dengan apa yang akan terjadi berikutnya. Salah satu kenyamanan dari serial ini adalah menyaksikan bagaimana formula yang sama bisa dibumbui dengan sedemikian rupa untuk menjadi bentuk yang berbeda. Selalu akan ada gergaji mesin, selalu ada humor yang gelap dan selalu ada yang selamat di akhir. Dan seperti yang dibuktikan di Evil Dead Burn, film-film ini selalu menyenangkan untuk ditonton.

Evil Dead Burn dapat disaksikan di seluruh jaringan bioskop di Indonesia.

Candra Aditya adalah seorang penulis dan pengamat film lulusan Binus International.

Genre Supernatural, Horror, Slatter, Psylogical
Runtime 1 jam 50 menit
Release Date 17 Juli 2026
Production Co. Screen Gems, Ghost House Pictures, New Line Cinema
Director Sébastien Vaniček
Writer Sébastien Vaniček, Sam Raimi, Florent Bernard.
Cast Hunter Coohan, Tandi Wright, Luciana Buchanan, George Pullar.


TAGS


MOVIE LAINNYA

SHOW MORE