Aman dari 'Kiamat' Merger, James Gunn Tetap Berkuasa Pimpin DC Studios
Namun, badai tersebut tampaknya tak menyentuh dua pucuk pimpinan DC Studios, James Gunn dan Peter Safran. Duet tersebut dilaporkan tetap dipercaya untuk memimpin pengembangan DC Universe (DCU).
Dilansir Gizmodo detikcom pada Sabtu (3/10/2026), Gunn dan Safran akan tetap memegang kendali atas DC Studios di bawah struktur perusahaan baru. Nasib Gunn dan Safran berbeda dengan dua petinggi Warner Bros. Motion Picture Group, Michael De Luca dan Pamela Abdy.
Keduanya dilaporkan bakal meninggalkan posisi mereka. Kursi pimpinan divisi film Warner Bros. itu kemudian disebut akan diisi oleh Josh Greenstein dan Dana Goldberg, dua eksekutif yang sebelumnya berada di jajaran Paramount.
James Gunn sendiri memberikan sinyal bahwa dirinya siap bekerja di bawah struktur baru tersebut. Ia sempat me-repost video pengumuman merger yang dibagikan David Ellison, bos baru perusahaan.
Sebelum kabar terbaru ini muncul, masa depan James Gunn dan Peter Safran di DC Studios sempat menjadi bahan spekulasi. Kinerja film Supergirl disebut menjadi salah satu faktor yang memunculkan rumor mengenai posisi keduanya.
Namun, sejumlah proyek DC lainnya justru menunjukkan perkembangan positif.
Serial live-action Lanterns disebut mendapat sambutan besar di HBO dan HBO Max. Sementara itu, film horor beranggaran moderat Clayface, yang disutradarai James Watkins, juga menjadi salah satu proyek yang menarik perhatian.
Gunn saat ini juga tengah menggarap Man of Tomorrow, sekuel dari Superman (2025) yang menjadi bagian penting dari rencana pengembangan DCU.
Pergantian struktur perusahaan akibat merger juga belum menunjukkan tanda-tanda bakal menghentikan deretan proyek DC Studios.
The Batman Part II garapan Matt Reeves masih melanjutkan proses produksinya. Selain itu, ada proyek animasi hibrida Dynamic Duo serta serial spin-off Superman berjudul The People v. Gorilla Grodd.
Dengan Gunn dan Safran yang masih berada di pucuk pimpinan, DC Studios tampaknya tetap akan melanjutkan arah pengembangan DCU yang telah mereka susun.
Kini, perhatian publik tinggal tertuju pada bagaimana duet tersebut akan bekerja di bawah struktur baru Warner Bros. setelah merger dengan Paramount dan masuknya Skydance.
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan
