Berkali-kali Ditolak Marvel, Chris Pratt Bersyukur Dianggap Agak Gemuk

Asep Syaifullah
|
detikPop
Screen shoot film Guardian of the Galaxy Vol.2.
Foto: Dok. Walt Disney Studios Motion Pictures
Jakarta - Sebelum dikenal sebagai pemeran Peter Quill alias Star-Lord di Guardians of the Galaxy, Chris Pratt ternyata pernah mengalami masa-masa sulit dalam perjalanan kariernya di dunia superhero.

Sang aktor mengungkapkan bahwa ia sempat beberapa kali gagal dalam audisi proyek Marvel Cinematic Universe (MCU) sebelum akhirnya dipercaya oleh bos Marvel Studios, Kevin Feige.

Dalam sebuah acara penghargaan yang mendedikasikan penghormatan kepada Kevin Feige sebagai Pioneer of the Year, Chris Pratt naik ke atas panggung untuk membagikan kisah balik layar di awal keterlibatannya dengan Marvel.

Pratt mengenang masa-masa ketika audisi Marvel terasa seperti dinding tebal yang tak bisa ia tembus. Ia sempat mencoba peruntungan untuk berbagai peran, termasuk audisi peran pendukung di film Thor (2011), namun berulang kali menerima penolakan.

Kegagalan demi kegagalan tersebut sempat membuatnya merasa bahwa dirinya tidak akan pernah cocok menjadi pahlawan Marvel.

Hingga akhirnya mereka membuka casting untuk Guardian of the Galaxy. Namun Chris Pratt saat itu sudah capek untuk audisi dan memilih menyerah. Kevin Feige pun turun tangan dan meyakinkannya untuk mencoba terakhir kalinya.

"Dibutuhkan seseorang dengan visi nyata untuk melihat saya saat itu dan berkata, 'Ya, dialah orang yang bisa menjaga galaksi,'" ujar Pratt, dilansir dari People.

Ia menjelaskan bahwa pada saat itu, publik dan pihak studio hanya mengenalnya lewat peran komedi sebagai Andy Dwyer dalam serial Parks and Recreation.

"Saat itu saya lucu, tentu saja, tapi fisik saya agak gemuk. Tidak ada satu orang pun yang berpikir, 'Nah, ini dia bintang aksi kita,'" lanjutnya.

Meskipun James Gunn dan pihak lainnya sempat ragu untuk mengaudisi Chris Pratt, Kevin Feige bersama direktur casting Sarah Finn melihat potensi besar di balik karakter jenaka sang aktor. Feige memberikan kesempatan emas tersebut di saat banyak pihak meragukan keputusannya.

Kepercayaan itu tidak disia-siakan oleh Pratt. Usai mengamankan peran Star-Lord, ia menjalani program latihan ketat dan berhasil menurunkan berat badan hingga sekitar 27 kg dalam waktu enam bulan untuk membentuk tubuh atletis agar gak kalah saing dengan lawan mainnya.

Langkah berani Feige terbukti tepat. Kesuksesan Guardians of the Galaxy pada 2014 tidak hanya melambungkan nama Chris Pratt sebagai salah satu aktor papan atas Hollywood, tetapi juga menjadikan karakter Star-Lord sebagai salah satu figur paling populer dan dicintai di MCU.

"Dia tidak sekadar memberi saya kesempatan, tetapi memberikannya di saat tidak semua orang melihat bahwa itu akan berhasil. Itulah yang dilakukan oleh produser hebat," puji Pratt kepada Kevin Feige.

(ass/dar)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan


TAGS


BERITA TERKAIT

Selengkapnya


BERITA DETIKCOM LAINNYA


Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

TRENDING NOW

SHOW MORE

PHOTO

VIDEO