Ada jeda 4 tahun dari cerita kehidupan Kim Yumi (Kim Go Eun) dan usahanya dalam mencari cinta di Yumi's Cells season 2, sebelum kita akhirnya diajak masuk ke babak baru kehidupan Yumi di season 3. Jeda yang benar-benar dibutuhkan dan kerinduan fans akhirnya terbayar tuntas.
Sutradara Lee Sang Yeob kembali menggarap season 3 dan penutup cerita Yumi. Kali ini penulis skenario Song Jae Jung menggaet Kim Kyung Ran sebagai partner menulisnya. Kolaborasi tiga orang ini gak cuma berhasil membawa cerita Yumi ke level relatable akut, tapi juga mempertahankan apa yang bikin fans tuning in ke drama Korea TVING ini sejak awal.
Sinopsis Yumi's Cells 3
Kim Yumi melepas kehidupan lamanya di perusahaan mie, memutuskan fokus mengejar karier sebagai penulis novel romansa. Dia kini masuk jajaran penulis novel best seller. Di sisi lain, kehidupan cintanya terbengkalai.
Desa sel Yumi lagi krisis karena Sel Penulis ambil alih posisi Prime Cell. Dia tahunya (dan maunya) cuma kerja, kerja, kerja. Hidup Yumi jadi gak seimbang dan flat, tapi rasanya baik-baik saja.
Lalu insert Shin Soon Rok (Kim Jae Won) ke dalam frame. Pegawai baru Gen Z di kantor penerbitan buku ini didapuk buat jadi editor buku baru Yumi.
Secara tampang, Yumi tertarik. Tapi nih cowok agak ngeselin. Kekesalan yang akhirnya bikin sel-sel Yumi yang sedang hibernasi dalam bunker di tengah hutan bangun lagi.
Baca juga: Gohan: Menangis Tanpa Henti Demi Si Gemas |
Review Yumi's Cells 3
Kekuatan terbesar Yumi's Cells sejak season pertama adalah karakter sel yang banyak banget. Kalau Inside Out-nya Disney punya beberapa perwakilan emosi aja (Joy, Sadness, Anger, Fear, dan Disgust ditambah Anxiety, Envy, Ennui, dan Embarrassment di film kedua), Yumi's Cells merepresentasikan setiap pemikiran terkecil Yumi jadi sel sendiri.
Di luar Rasional, Emosional, Penulis, dan Cinta, Yumi punya sel Tata Krama, Dandan, Cemas, Detektif, Nafsu, Lapar, Hysteria, Ekspresi-Otomatis, sampai Sel Lidah (yang muncul setiap kali Yumi lagi intim dengan pacarnya).
Dinamika sel-sel ini dipertahankan sampai season 3 dan tetap fun! Apalagi ketika desa sel Soon Rok diperkenalkan, kita jadi bisa lebih tahu isi kepala seorang Gen Z introvert dengan prinsip hidup yang kaku.
Fokus Yumi's Cells 3 tetap sama dengan dua season terdahulu: perjalanan Yumi dalam mencari pasangan hidupnya. Tapi bumbunya kali ini lebih pedas yaitu age gap dalam hubungan.
Baca juga: In The Grey: Serunya Nagih Utang |
Yumi yang Millennial dipertemukan dengan Soon Rok yang di awal ngasih kesan kalau nih orang adalah cowok paling gak sopan sedunia. Tapi kita dikasih waktu buat ngintip isi hatinya (alias desa selnya), Soon Rok ternyata adalah cowok introvert paling relatable dalam skena drama Korea.
Meski Yumi's Cells 3 gak terasa se-emosional dua season sebelumnya, tapi di sini pengalaman Yumi dengan Ung (Ahn Bo Hyun) dan Babi di masa lalu menjadikan dia sosok yang lebih matang.
Dia jadi lebih rasional, gak terlalu bucin lagi, lebih bijak dalam banyak hal. Terlihat dari porsi kemunculan sel Tata Krama yang lebih intens kali ini dibandingkan sebelumnya, sel Rasional yang selalu berani ambil alih setiap kali keadaan agak 'kacau', dan Sel Cinta yang gak lagi terlalu aktif.
Dan itu somehow jadi momen reflektif buat penonton. Penonton bisa ngerasain Yumi masih tetap orang yang sama, tapi lebih baik dalam banyak hal. Paling gak di titik hidupnya dengan Soon Rok kali ini.
Yumi's Cells 3 bisa disaksikan di HBO Max.
(aay/mau)