We Bury The Dead: Film Zombie Yang Sedih
EDITORIAL RATING
AUDIENCE RATING
Sinopsis:
Ini adalah fakta yang kita ketahui bersama: hiburan tentang zombie tidak akan pernah mati. Seklise apa pun tentang genre ini, ada sesuatu yang menyenangkan tentang kisah mayat-mayat hidup ini. Kalau pembuatnya jago, ia bisa membuat penonton tegang dari awal sampai akhir.
Dan di tangan pembuat film yang tepat, film zombie bisa berubah menjadi apa saja. Dalam We Bury The Dead yang ditulis dan disutradarai oleh Zak Hilditch, cerita tentang zombie digunakan untuk kontemplasi tentang penyesalan.
Setelah sebuah kecelakaan yang membuat jutaan penduduk Tasmania meninggal dunia, Ava (Daisy Ridley) memutuskan untuk menjadi sukarelawan. Alasannya jelas: ia ingin bertemu dengan suaminya-yang entah hidup atau sudah mati-yang saat kecelakaan itu terjadi sedang berada di Tasmania.
Ava sukarela menjadi tim yang akan mengurusi mayat-mayat yang ada di sana. Tapi ada satu informasi yang perlu ia tahu: beberapa dari mayat ini bangkit dari kematian mereka.
Review:
Memainkan konvensi genre yang populer bukanlah pekerjaan yang gampang. Hilditch bukanlah orang yang pertama melakukan eksperimen ini-ada zombie komedi, ada zombie romantic comedy dan lain sebagainya. Tapi Hilditch mungkin salah satu dari pembuat film terbaru yang mencoba memasukkan melankoli ke dalam genre ini.
Hasilnya adalah sebuah film zombie yang lumayan mengesankan meskipun akan terasa mengecewakan bagi kamu yang berharap bahwa film ini akan menawarkan keseruan seperti Dawn of the Dead misalnya.
We Bury The Dead (2026). Foto: Dok. Vertical |
Seperti film-film zombie yang lain, We Bury The Dead memang menampilkan lanskap post-apocalyptic yang menyeramkan-kota yang kosong, asap memenuhi udara, api menjalar, tubuh-tubuh yang bergelatakan. Perbedaan utamanya adalah di mood: film ini terasa sekali sedihnya bahkan dari pertama kali ia dibuka.
Hilditch tidak langsung menjelaskan motivasi utama karakter utamanya-kenapa dia begitu ngotot ingin menemukan jasad suaminya kalau pun dia tidak selamat-tapi ia memberi remah-remah petunjuk sepanjang film diputar.
Baca juga: Cashero: Ini Dia Si Pahlawan Miskin |
Dengan plot yang berjalan seperti road movie, Ava kemudian bertemu dengan beberapa orang untuk menyelesaikan misinya. Dalam proses ini We Bury The Dead kemudian menunjukkan senjata pamungkasnya: ini adalah film tentang hubungan manusia.
Film zombie biasanya mempunyai kecenderungan untuk fokus membuat penontonnya tegang. Film ini menggunakan zombienya untuk melihat koneksi antar sesama. We Bury The Dead mengajak penonton untuk melihat bahwa zombie-zombie ini dulunya adalah orang-orang yang kita kenal dengan dekat-sahabat, saudara, pacar bahkan kerabat dekat.
Konteks ini membuat apa yang harus dilakukan karakter utamanya menjadi terasa pedih. Bahkan ketika We Bury The Dead menempatkan Ava di situasi yang sangat menyeramkan-yang melibatkan seorang polisi-film ini tidak pernah lupa mengingatkan penonton tentang pondasi hubungan antar manusia ini.
We Bury The Dead (2026). Foto: Dok. Vertical |
Meskipun We Bury The Dead terasa sendu tapi bukan berarti film ini tidak menyeramkan. Ada banyak momen dimana Hilditch membuat saya kaget atau waspada. Desain zombie film ini memang tidak spesial tapi cara Hilditch menakut-nakuti penonton terasa efektif.
Ditambah dengan akting Daisy Ridley yang lebih dari memuaskan, film ini ternyata menjadi sebuah kejutan yang menyenangkan di awal Januari ini. Ternyata film zombie selain membuat penontonnya ketakutan, bisa juga dipakai untuk bahan refleksi.
| Genre | horror, zombie, |
| Runtime | 95 minute |
| Release Date | 9 January |
| Production Co. | Screen Australia Gramercy Park Media Screenwest The Penguin Empire Adelaide Film Festival Giant Leap Media Peachtree Media Partners |
| Director | Zak Hilditch |
| Writer | Zak Hilditch |
| Cast | Daisy Ridley as Ava Newman Mark Coles Smith as Riley Brenton Thwaites as Clay Kym Jackson as Lt. Wilkie Matt Whelan as Mitch |
Candra Aditya adalah seorang penulis dan pengamat film lulusan Binus International.













































