Long weekend tapi masih bingung mau ke mana? Kalau destinasi mainstream seperti Balikpapan atau Samarinda rasanya sudah terlalu sering, mungkin ini saatnya detikers coba sesuatu yang beda.
Tidak perlu jauh-jauh ke Bali atau Lombok, masih di wilayah Kalimantan Timur, ada surga tersembunyi yang masih jarang dijamah wisatawan. Pulau Birah-Birahan namanya.
Pulau ini terletak di wilayah Kecamatan Sangkulirang-Mangkalihat, Kabupaten Kutai Timur, dan berhadapan langsung dengan Desa Manubar.
Walaupun tidak terlalu luas, pulau ini benar-benar super lengkap. Ada pantai pasir putih, hutan mangrove, bahkan terumbu karang yang masih sangat terjaga.
Di pulau ini juga detikers bisa bertemu penyu karena di sini menjadi lokasi bertelurnya penyu hijau (Chelonia mydas) dan penyu sisik (Eretmochelys imbricata). Pada malam hari, saat air laut pasang, pengunjung bahkan bisa menyaksikan penyu naik ke pantai untuk bertelur, dengan satu sarang berisi sekitar 150-250 telur.
Ekosistemnya masih alami karena jarang dikunjungi. Selain itu, banyak juga yang belum familiar dengan wisata di Pulau Bira-Birahan.
Cara Menuju Pulau Birah-Birahan
Akses ke pulau ini sebenarnya cukup mudah, tapi memang membutuhkan sedikit usaha. Kalau detikers berangkat dari Sangatta, ada dua pilihan rute:
- Jalur laut langsung: Naik kapal atau perahu motor dari Sangatta, dengan waktu tempuh sekitar 6-8 jam.
- Jalur darat + laut: perjalanan darat dari Sangatta ke Sangkulirang sekitar 3-4 jam, lalu dilanjutkan naik speedboat atau perahu selama kurang lebih 1 jam.
Transportasi di laut biasanya menggunakan ketinting atau klotok, sejenis perahu yang bisa disewa dari warga setempat.
(sun/des)