Pernahkah detikers mendengar lutung dahi putih? Primata endemik dari belantara Kalimantan ini bagaikan sosok misterius karena jarang menampakkan diri. Sifatnya yang pemalu membuatnya menjauh dari keberadaan manusia.
Sesuai namanya, satwa bernama latin Presbytis frontata ini memiliki ciri khas warna putih pada dahinya, kontras dengan bulu tubuhnya yang gelap.
Berbekal ekor panjang sebagai penyeimbang tubuh, lutung dahi putih menghabiskan hidupnya dengan bergelantungan dan melompat dari satu pohon ke pohon lain. Berikut informasi lengkap mengenai lutung dahi putih.
Taksonomi Lutung Dahi Putih
Lutung termasuk primata yang diklasifikasikan sebagai monyet daun dalam famili monyet dunia lama. Berikut taksonomi spesies lutung dahi putih yang dikutip dari Animal Diversity.
- Kelas: Mamalia
- Ordo: Primata
- Sub-ordo: Haplorrhini (monyet, kera, dan tarsius)
- Famili: Cercopithecidae (monyet dunia lama)
- Sub-famili: Colobinae (monyet colobus, monyet daun, dan kerabatnya)
- Genus: Presbytis (monyet daun dan surili)
- Spesies: Presbytis frontata (lutung dahi putih)
Selain Presbytis frontata, ada beberapa spesies lain dalam genus Presbytis, antara lain surili sarawak (Presbytis chrysomelas), surili jawa (Presbytis comata), lutung kokah (Presbytis femoralis), lutung banggat (Presbytis hosei), lutung mentawai (Presbytis potenziani), dan kedih (Presbytis thomasi).
Habitat dan Persebaran Geografis
Lutung dahi putih merupakan penghuni asli daratan Borneo, yang wilayahnya membentang melintasi batas negara Indonesia dan Malaysia. Satwa ini tersebar utamanya di bagian timur dan tengah Kalimantan, serta sebagian wilayah Sarawak.
Primata ini sangat menyukai hangatnya hutan tropis, terutama hutan dipterokarpa yang ditandai dengan pepohonan menjulang tinggi dan tajuk yang rapat. Selain di hutan primer, mereka juga kerap dijumpai di area perkebunan serta hutan sekunder yang telah tumbuh kembali setelah mengalami gangguan seperti kebakaran atau penebangan.
Ciri-ciri Lutung Dahi Putih
Ciri-ciri fisik lutung dahi putih dapat dilihat dari ukuran dan wujud fisiknya. Berikut ciri-ciri yang dirangkum dari situs New England Primate Conservancy,
Ukuran
Lutung dahi putih memiliki tubuh ramping dengan berat sekitar 5,6-5,8 kg dan panjang tubuh 47-54 cm (jantan sedikit lebih besar dari betina). Ekor mereka berfungsi sebagai penyeimbang dan jauh lebih panjang dari tubuhnya, yakni mencapai 63-74 cm.
Penampilan Fisik
Spesies ini sangat mudah dikenali dari bercak putih berbentuk wajik di dahi dan jambul gelap yang melengkung di tengah kepalanya. Tubuh mereka didominasi bulu cokelat keabu-abuan gelap di bagian punggung, kontras dengan bagian perut dan tenggorokan yang berwarna lebih pucat.
Wajahnya relatif kecil dibandingkan proporsi lengan, kaki, dan ekornya yang panjang, sehingga memberi kesan tubuh yang memanjang.
(bai/aau)