Kekayaan keanekaragaman hayati Nusantara kembali terbukti dengan laporan 10 spesies anggrek baru yang ditemukan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN). Salah satunya adalah Bulbophyllum thiurum yang ditemukan di Kalimantan.
Temuan ini dilaporkan dalam jurnal Lankesteriana volume 26 (1) tahun 2026 melalui artikel berjudul Ten New Orchid Records from the Indonesian Archipelago. Yuk kenali seperti apa anggrek Bulbophyllum thiurum.
Ternyata Asli Malaysia
Meski termasuk baru ditemukan di Indonesia, spesies Bulbophyllum thiurum sebetulnya sudah diketahui keberadaannya sejak lama. Dalam jurnal tersebut dijelaskan anggrek ini dulu diketahui hanya tersebar di wilayah Semenanjung Malaysia (Johor).
Penemuan Bulbophyllum thiurum di Kalimantan Tengah menjadi catatan perluasan distribusi yang signifikan bagi spesies ini. Temuan baru ini masih sejalan dengan batas fitogeografis kawasan Paparan Sunda (Sundaland) yang mencakup daratan Asia hingga Sumatera, Kalimantan, dan Jawa.
Dilansir dari situs Orchid Species, Bulbophyllum thiurum pertama kali dicatatkan oleh Vermeulen & O'Byrne pada 2005. Di Indonesia, spesimen anggrek ini dikoleksi pada tanggal 4 Oktober 2023 di daerah Puruk Cahu, Kabupaten Murung Raya, Kalimantan Tengah, pada wilayah dataran rendah dengan ketinggian 0-100 meter di atas permukaan laut.
Hal yang menarik dari penemuan ini adalah catatan habitatnya. Berbeda dengan laporan terdahulu yang menduga bahwa B. thiurum hanya hidup di kawasan hutan primer.
Observasi di Kalteng membuktikan bahwa anggrek ini juga mampu beradaptasi dan tumbuh sebagai epifit di kawasan hutan rawa dataran rendah yang teduh. Terkait siklus reproduksinya, observasi mencatat bahwa spesies ini dapat berbunga di alam liar secara konstan sepanjang tahun.
(bai/aau)