Borneo FC Samarinda berhasil membawa pulang satu poin dari markas juara bertahan ASEAN Club Championship (Shopee Cup), Buriram United. Pelatih Mauro Jeronimo mengaku bangga dengan perjuangan Pesut Etam setelah menahan tuan rumah 0-0.
Borneo FC menghadapi Buriram United di Chang Arena, Thailand, Rabu (7/10/2026) malam. Dalam laga tersebut, Pesut Etam mampu meredam serangan tuan rumah dan mempertahankan skor 0-0 hingga peluit akhir.
Mauro mengatakan hasil tersebut patut diapresiasi mengingat Buriram merupakan juara bertahan kompetisi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya pikir para suporter kami harus sangat bangga terhadap klub dan para pemain kami," kata Mauro seusai pertandingan, Rabu (8/10/2026).
Dia mengakui pertandingan melawan Buriram bukan laga mudah. Namun, Borneo FC sejak awal tidak datang dengan target sekadar bermain imbang.
"Kami tahu betapa sulitnya pertandingan ini. Kami membawa pulang satu poin ke Indonesia setelah menghadapi juara Shopee Cup sebanyak dua kali," ujarnya.
Mauro menegaskan timnya tetap memasang target kemenangan saat menghadapi Buriram, meski hasil akhirnya Borneo gagal mendapatkan poin penuh.
"Sekali lagi saya tegaskan, kami tidak mempersiapkan pertandingan ini untuk bermain imbang. Kami mempersiapkan diri untuk menang," tegasnya.
Namun, Mauro juga mengakui level pertandingan sangat tinggi. Terlebih, Buriram memiliki kedalaman skuad yang membuat kualitas permainan mereka tetap terjaga meski melakukan sejumlah pergantian pemain.
"Tetapi level pertandingan ini sangat tinggi. Kami juga harus rendah hati dan memahami bahwa Buriram sudah melakukan lima kali pergantian pemain dan kualitas mereka tetap bagus. Itulah kekuatan mereka," jelasnya.
Menurut Mauro, situasi tersebut justru membuat dirinya semakin bangga terhadap perjuangan para pemain Borneo FC.
"Hal itu justru membuat kami semakin bangga dengan penampilan kami," katanya.
Setelah menghadapi Buriram, Borneo FC harus segera memulihkan kondisi. Pesut Etam dijadwalkan kembali menjalani pertandingan lanjutan Super League untuk menghadapi Malut United.
Mauro mengatakan perjalanan dari Indonesia menuju Buriram juga cukup panjang sehingga menjadi tantangan tersendiri bagi tim.
"Sekarang kami berharap bisa melakukan pemulihan dengan baik. Kami harus kembali ke Indonesia karena dalam tiga hari kami sudah memiliki pertandingan lagi. Perjalanan panjang juga menjadi sesuatu yang harus kami pertimbangkan," ujarnya.
Dia mengungkapkan rombongan Borneo FC membutuhkan waktu sekitar 32 jam dari Indonesia hingga tiba di Buriram.
"Dari Indonesia menuju Buriram, kami membutuhkan waktu 32 jam hingga akhirnya tiba di sini dan bisa melihat para pemain kembali," ungkapnya.
Meski menghadapi perjalanan panjang dan lawan berstatus juara bertahan, Mauro menegaskan dirinya puas dengan perjuangan tim.
"Kami sangat bangga kepada para pemain kami dan saya yakin para suporter kami juga demikian," pungkas Mauro.
