9.405 Napi di Kaltim-Kaltara Dapat Remisi HUT ke-81 RI, 203 Langsung Bebas

9.405 Napi di Kaltim-Kaltara Dapat Remisi HUT ke-81 RI, 203 Langsung Bebas

Muhammad Budi Kurniawan - detikKalimantan
Senin, 17 Agu 2026 14:35 WIB
Gubernur Kaltim Rudy Masud saat pemberian remisi kepada narapidana.
Foto: Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud saat pemberian remisi kepada narapidana (Muhammad Budi Kurniawa/detikKalimantan)
Samarinda -

Sebanyak 9.405 warga binaan pemasyarakatan (WBP) di Kalimantan Timur (Kaltim) dan Kalimantan Utara (Kaltara) mendapat remisi dalam rangka HUT ke-81 Republik Indonesia. Dari jumlah tersebut, 203 orang langsung bebas.

"Dari total 9.405 yang mendapatkan remisi di hari kemerdekaan, 203 narapidana langsung bebas hari ini," kata Kepala Bidang Pelayanan dan Pembinaan Kanwil Ditjenpas Kalimantan Timur Taufiq Hidayat, Senin (17/8/2026).

Taufiq mengatakan remisi diberikan kepada narapidana yang memenuhi sejumlah persyaratan. Salah satunya berkelakuan baik dan mengikuti seluruh program pembinaan di lapas maupun rutan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Remisi yang diberikan setiap tahun bagi warga binaan maupun narapidana yang memenuhi syarat tertentu, yaitu berkelakuan baik dan mengikuti seluruh kegiatan pembinaan yang ada di lapas maupun rutan," kata Taufiq.

Dia menjelaskan terdapat dua jenis remisi umum yang diberikan, yakni Remisi Umum (RU) I dan RU II. RU I berupa pengurangan masa pidana antara 1 hingga 6 bulan, tetapi narapidana masih harus menjalani sisa hukumannya. Sementara RU II diberikan kepada narapidana yang setelah mendapatkan remisi langsung dinyatakan bebas.

"RU I itu remisi yang diberikan antara 1 sampai 6 bulan dan tetap menjalani, artinya masih ada sisa pidana yang harus dijalani. Sementara RU II adalah remisi yang mendapatkan remisi langsung bebas pada hari ini," jelasnya.

Taufiq mengingatkan para narapidana yang bebas agar tidak mengulangi perbuatannya dan kembali berhadapan dengan hukum.

"Kami berharap kepada mereka yang bebas hari ini maupun hari lain untuk tidak kembali lagi mengulangi perbuatan. Artinya cukup sekali dia bebas dan tidak kembali lagi mengulangi perbuatannya," ujarnya.

Adapun penerima remisi tersebar di sejumlah lapas, rutan, dan LPKA di Kaltim-Kaltara. Lapas Bontang menjadi salah satu yang memiliki jumlah penerima remisi terbanyak, yakni 1.337 orang, dengan 13 orang di antaranya langsung bebas. Berikut rincian penerima remisi dan narapidana yang langsung bebas.

  • Lapas Samarinda: 684 penerima remisi, 15 langsung bebas
  • Lapas Balikpapan: 1.141 penerima remisi, 35 langsung bebas
  • Lapas Tarakan: 1.057 penerima remisi, 24 langsung bebas
  • Lapas Tenggarong: 732 penerima remisi, 28 langsung bebas
  • Lapas Nunukan: 987 penerima remisi, 17 langsung bebas
  • Lapas Narkotika Samarinda: 865 penerima remisi, 7 langsung bebas
  • Lapas Bontang: 1.337 penerima remisi, 13 langsung bebas
  • Lapas Perempuan Tenggarong: 283 penerima remisi, 6 langsung bebas
  • LPKA Tenggarong: 52 penerima remisi, 1 langsung bebas
  • Rutan Samarinda: 614 penerima remisi, 22 langsung bebas
  • Rutan Balikpapan: 554 penerima remisi, 22 langsung bebas
  • Rutan Tanah Grogot: 584 penerima remisi, 10 langsung bebas
  • Rutan Tanjung Redeb: 515 penerima remisi, 3 langsung bebas

Sementara itu, Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud turut menghadiri pemberian remisi dengan didampingi jajaran Forkopimda Kaltim. Dia mengapresiasi pemberian remisi bagi warga binaan yang dinilai telah memenuhi persyaratan.

"Perhatian negara kepada seluruh warga binaan, anak lapas, anak binaan yang mendapatkan hari ini adalah remisi. Tentunya kami sangat memberikan apresiasi kepada seluruh jajaran Kemenkumham yang selalu konsisten dan komitmen untuk memberikan remisi kepada seluruh warga binaan," kata Rudy.

Menurut Rudy, remisi menjadi salah satu bentuk penghargaan bagi warga binaan yang telah menjalani pembinaan. Dia berharap para warga binaan yang bebas dapat memperbaiki diri dan kembali produktif di tengah masyarakat.

"Inilah kelebihannya Indonesia merdeka, mereka juga merdeka dan mudah-mudahan mereka tidak kembali lagi ke sini," ujarnya.

Halaman 2 dari 2
(des/des)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads