Upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Ibu Kota Nusantara (IKN), Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, Senin, 17 Agustus 2026, berlangsung khidmat. Dalam kesempatan tersebut, Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) Basuki Hadimuljono bertindak sebagai inspektur upacara dan terlihat tampil mengenakan pakaian adat Kutai.
Pemilihan busana tersebut menjadi sorotan karena sejak upacara HUT RI digelar di IKN, pakaian adat Kalimantan selalu dikenakan oleh inspektur upacara. Di tahun 2024, Presiden Joko Widodo mengenakan pakaian adat dari Kesultanan Kutai Kartanegara saat memimpin upacara HUT ke-79 RI.
Pada tahun berikutnya, Basuki Hadimuljono yang menjadi inspektur upacara HUT ke-80 RI memilih pakaian adat Dayak. Dan saat ini, pada peringatan HUT ke-81 RI, Basuki kembali mengenakan pakaian adat, kali ini berasal dari Kutai.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pakaian Adat Kutai, Kustin
Penggunaan pakaian adat Kutai dalam acara kenegaraan di IKN dapat dilihat sebagai bentuk penghormatan terhadap budaya daerah sekaligus representasi identitas di mana Ibu Kota Nusantara berada. Ada banyak pakaian adat Kalimantan, tapi Basuki memilih pakaian adat Kutai yang disebut kustin.
Pakaian ini memang kerap digunakan di lingkungan Kesultanan Kutai Kartanegara terutama saat menyambut acara atau kegiatan resmi. Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur juga pernah menjelaskan bahwa pakaian Kutai yang dikenakan Presiden Joko Widodo saat upacara HUT RI di IKN pada 2024 merupakan pakaian kebesaran Sultan Kutai Kartanegara Ing Martadipura. Saat itu Jokowi dan Iriana mengenakan busana Kustin yang nampak serasi.
Menurut penjelasan dari buku Pakaian Adat Tradisional Daerah Kalimantan Timur terbitan 1990, Kustin merupakan pakaian yang digunakan masyarakat Suku Kutai terutama oleh masyarakat golongan menengah ke atas. Kata kustin berasal dari kata kostum yang berarti kebesaran. Untuk laki-laki, pakaian kustin memiliki ciri berupa atasan berlengan panjang dengan kerah tinggi. Bahannya terbuat dari beludru dan dilengkapi sulaman emas.
Upacara Diikuti 3.500 Peserta
Upacara pengibaran bendera Merah Putih di IKN dimulai pada pukul 07.30 Wita. Basuki Hadimuljono memasuki lapangan dan bertindak sebagai inspektur upacara. Pelaksanaan upacara tahun ini menjadi bagian dari peringatan HUT ke-81 RI yang mengusung tema "Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur".
Tercatat sekitar 3.500 peserta dan undangan hadir dalam kegiatan tersebut. Mereka berasal dari berbagai unsur, dengan sebagian mengenakan pakaian adat daerah masing-masing dan sebagian lainnya menggunakan seragam institusi.
Sebelumnya pada 2025, Basuki memilih pakaian adat Dayak ketika memimpin upacara HUT ke-80 RI di IKN dengan prinsip "di mana bumi dipijak, di situ langit dijunjung", sekaligus menyebut dirinya tinggal di Kalimantan, seperti yang dilansir dari Antara (17/8/26).
Dengan menggunakan pakaian adat Kutai di peringatan HUT ke-81 RI, nampaknya kegiatan kenegaraan kini menjadi ajang yang baik untuk memperkenalkan sekaligus melestarikan salah satu warisan budaya di Kalimantan.
Simak Video "Video: Suasana Istana Merdeka Jelang Upacara HUT ke-81 RI"
[Gambas:Video 20detik] (bai/bai)
