AVSEC Bandara Supadio Pontianak Dipecat Usai Terlibat Kasus Vape Etomidate

Ocsya Ade CP - detikKalimantan
Sabtu, 30 Mei 2026 17:01 WIB
Bandara Supadio Pontianak/Foto: Rachman Haryanto
Pontianak -

Manajemen Bandara Internasional Supadio Pontianak di Kubu Raya, Kalimantan Barat menegaskan telah memberhentikan seorang petugas Aviation Security (AVSEC) berinisial H. Oknum tersebut diduga terlibat dalam jaringan peredaran narkotika jenis etomidate cair yang diungkap Direktorat Reserse Narkoba Polda Kalimantan Timur (Kaltim).

General Manager PT Angkasa Pura Indonesia Bandara Internasional Supadio, Maya Damayanti mengatakan tindakan tegas tersebut telah dilakukan sejak 16 April 2026 setelah yang bersangkutan terseret kasus hukum.

"Kami mengambil tindakan tegas terhadap satu oknum outsourcing karena tersangkut kasus penyelundupan barang terlarang yang diungkap Polda Kalimantan Timur. Tindakan tegas berupa pemutusan hubungan kerja terhadap oknum tersebut melalui pemulangan ke instansi asalnya pada tanggal 16 April 2026," kata Maya dalam keterangan tertulis, Sabtu (30/5/2026).

Kasus ini bermula dari pengungkapan jaringan peredaran gelap narkotika golongan II jenis etomidate cair oleh Direktorat Reserse Narkoba Polda Kalimantan Timur. Direktur Reserse Narkoba Polda Kaltim Kombes Romylus Ambarita sebelumnya mengungkapkan tim Opsnal Subdit I menangkap seorang pria berinisial FP (38) di area parkir Hotel Horison Ultima Balikpapan pada Senin (13/4/2026) sekitar pukul 15.00 Wita.

Dari tangan tersangka, polisi menyita sebuah tas ransel berisi 115 cartridge vape yang mengandung etomidate dengan berat total 230 gram netto. Berdasarkan hasil pemeriksaan, FP berperan sebagai kurir dan mengaku diperintahkan oleh seseorang berinisial E di Samarinda untuk mengambil barang tersebut dari Pontianak sebelum diedarkan di Balikpapan.

Pengembangan kasus kemudian membawa penyidik ke Kalimantan Barat. Dari hasil penyelidikan lanjutan, petugas mengamankan seorang oknum petugas AVSEC Bandara Supadio berinisial H yang diduga terlibat dalam jaringan tersebut.



Simak Video "Video: BNN Bongkar 733 Kasus Narkoba Sepanjang 2025, 1.214 Orang Ditangkap"


(sun/aau)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork