Sempat Tertinggal, Dejan-Apriyani Menangi Duel Panas Vs Verrel/Bernadine

Indonesia Masters 2026

Sempat Tertinggal, Dejan-Apriyani Menangi Duel Panas Vs Verrel/Bernadine

Ocsya Ade CP - detikKalimantan
Sabtu, 05 Sep 2026 06:00 WIB
Dejan Ferdinansyah/Apriyani Rahayu berhasil melangkah ke semifinal Polytron Pontianak Indonesia Masters 2026. (dok PBSI)
Foto: Dejan Ferdinansyah/Apriyani Rahayu berhasil melangkah ke semifinal Polytron Pontianak Indonesia Masters 2026. (dok PBSI)
Pontianak -

Dejan Ferdinansyah/Apriyani Rahayu berhasil melangkah ke semifinal Polytron Pontianak Indonesia Masters 2026. Mereka harus bekerja keras untuk menundukkan rekan senegaranya, Verrell Yustin Mulia/Bernadine Anindya Wardana, dalam duel tiga gim.

Bermain di Pontianak, Jumat (4/9/2026), Dejan/Apriyani sempat kehilangan gim pertama 13-21. Namun, pasangan ini mampu bangkit dan merebut dua gim berikutnya dengan skor 21-17, 21-18.

Kemenangan tersebut terasa spesial bagi Dejan. Ia mengaku terharu karena bisa melewati pertandingan dalam kondisi fisik yang tidak sepenuhnya bugar.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Alhamdulillah hari ini kami bisa menang lagi. Untuk saya ini membuat terharu karena secara pribadi, tadi saya melawan diri saya sendiri," kata Dejan.

Dejan mengungkap kondisi fisik mereka sudah tidak 100 persen. Performanya pun diakui belum seperti biasanya.

"Kondisi kami juga sudah tidak 100 persen fit dan secara performa tidak sebaik biasanya. Ada kebanggaan tersendiri," ujarnya.

Dejan menyebut duel melawan Verrell/Bernadine tak jauh berbeda dari pertemuan kedua pasangan pada turnamen sebelumnya. Pertandingan kembali ditentukan oleh adu strategi.

"Sebenarnya dari pertemuan minggu lalu, secara permainan sama saja, semua adu strategi," tutur Dejan.

Namun, ada perbedaan kondisi fisik. Verrell/Bernadine memiliki waktu istirahat lebih panjang karena tidak bertanding sehari sebelumnya. Sementara Dejan/Apriyani harus melewati laga ketat yang menguras tenaga.

"Yang berbeda lebih kondisinya. Satu hari kemarin mereka tidak main, itu lumayan buat istirahat. Sementara kami kemarin match-nya cukup ketat jadi menguras tenaga, menguras fisik. Di awal itu keunggulan mereka," kata Dejan.

Apriyani menilai pertandingan sesama pemain Indonesia memang tidak pernah mudah. Terlebih, masing-masing pasangan dinilai memiliki level permainan yang relatif berimbang.

"Tidak ada yang mudah, semuanya berdasarkan levelnya masing-masing, semuanya rata," kata Apriyani.

Ia dan Dejan juga sudah berusaha mempelajari permainan lawan melalui rekaman pertandingan. Namun, menghadapi rekan sendiri tetap memiliki tantangan tersendiri karena mereka sudah saling mengetahui karakter permainan masing-masing.

"Memang bedanya kan sama teman sendiri kami sudah tahu setiap hari, walaupun di permainan kami coba untuk evaluasinya dari video-video, tapi semua merata," ujarnya.



(bai/bai)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads