Maria Simaremare (39), seorang staf Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan, Sumatera Selatan, ditemukan tewas di dalam rumahnya pada Rabu (25/3/2026) lalu. Melihat kondisi korban, saksi dan polisi langsung menduga ini kasus pembunuhan. Pelakunya ternyata adalah pacar korban yang sakit hati setelah mereka cekcok.
Dilansir detikSumbagsel, jasad Maria pertama kali ditemukan oleh tetangganya yang bernama Yuliza pada pukul 07.50 WIB. Saksi awalnya curiga karena Maria tak kunjung keluar rumah padahal hari sudah beranjak siang.
"Saksi mencoba memanggil-manggil korban, namun tidak ada tanggapan sama sekali," ungkap Kasat Reskrim Polres OKU Selatan AKP Anton L Sinaga.
Karena tak ada jawaban dari korban, saksi Yuliza meminta bantuan tetangga lain untuk membuka paksa jendela kamar korban. Saat jendela berhasil terbuka, korban ditemukan dalam kondisi tergeletak di lantai kamar dan bersimbah darah.
"Warga langsung menghubungi pihak kepolisian dan jenazah korban langsung dibawa ke RSUD Muaradua dan selanjutnya untuk dilakukan pemeriksaan mendalam dibawa ke RS Bhayangkara Moh Hasan di Palembang," lanjut Anton.
Polisi turun tangan dan memeriksa setidaknya 5 saksi serta melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Dari hasil pemeriksaan, polisi mendapati adanya sejumlah barang korban yang hilang.
"Di TKP, kami mendapati ada empat barang berharga milik korban yang tidak ditemukan, yakni satu unit sepeda motor Honda Beat, satu unit laptop dan dua unit handphone," jelasnya.
Simak Video "Video: WN Australia Bunuh 2 Anak lalu Gantung Diri di Bali Alami Gangguan Kecemasan"
(des/des)