WJ (40) merupakan wanita pembunuh lansia di Kecamatan Dukun, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah. Ia sempat kabur ke Kotawaringin Barat (Kobar), Kalimantan Tengah (Kalteng).
Dikutip detikJateng, ia diduga kabur ke Kalteng pada Jumat (27/2). Di hari yang sama saat Inafis Polresta Magelang melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
"Kabur dari Dukun itu setelah dilaksanakan olah TKP oleh rekan-rekan dari tim Inafis tanggal 27 Februari. Nah, setelah itu, dua hari setelah dilaporkan kemudian si pelaku ini diduga meninggalkan desanya," kata Kapolsek Dukun AKP Setia Darminta dalam konferensi pers di Aula Polresta Magelang, Selasa (24/3/2026).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Waktu itu tidak tahu ke mana. Kemudian dari hasil penyelidikan teman-teman sehingga diketahui keberadaannya tadi (ke Kalteng) yang disampaikan oleh Pak Wakasat," sambung Setia.
Wakasat Reskrim Polresta Magelang AKP Toyib Riyanto menambahkan, tersangka berangkat ke Kalimantan Tengah menjadi ART. "Yang bersangkutan itu berangkat memang ada penyalurnya. Jadi ada penyalurnya, menyalurkan ART itu ke luar daerah. Selanjutnya di sana langsung diterima ada sebuah rumah tangga, jadi ART di sana," kata Toyib.
"Dan dari majikannya ini sama sekali tidak tahu. Karena sebelum diamankan atau ditangkap ini yang bersangkutan sempat menerima THR. Jadi sempat menerima THR dan ketika majikan ini diberitahu oleh kepolisian setempat, dari majikan justru kooperatif. Dalam artian membantu pihak kepolisian untuk menyerahkan terduga pelaku ini," tegas Toyib.
Barang bukti yang disita antara lain berupa tiga unit handphone baru. Kemudian, uang tunai sekitar Rp 524 ribu serta pakaian.
Diberitakan sebelumnya, Reskrim Polresta Magelang mengungkap kasus dugaan pembunuhan serta pencurian dengan kekerasan di Kecamatan Dukun, Kabupaten Magelang. Pelaku yang ternyata tetangga korban ditangkap.
Korban pembunuhan adalah seorang wanita lansia berinisial D (63). Pembunuhan tersebut terjadi di rumah korban pada Kamis (12/2).
"(Pelaku dan korban) Satu dusun dan satu desa. Tidak ada hubungan keluarga," kata AKP Toyib.
Baca selengkapnya di sini.
