Indonesia adalah salah satu negara yang kerap mengalami kebakaran hutan dan lahan setiap musim kemarau. Khususnya Pulau Kalimantan dan Sumatera sangat rentan terhadap kebakaran hutan dan lahan.
Untuk meminimalkan kerugian tersebut, terdapat berbagai inovasi yang digunakan untuk memadamkan api, selain menggunakan air. Salah satunya adalah surfaktan yang diyakini sebagai bahan formula racun api yang efektif dan efisien.
Simak artikel ini untuk mengetahui apa itu surfaktan, bagaimana cara kerjanya, hingga pengaplikasiannya pada kebakaran.
Pengertian Surfaktan dan Cara Kerjanya
Dikutip dari situs Biolin Scientific, istilah surfaktan berasal dari singkatan "surface active agent" yang berarti agen aktif permukaan. Molekul-molekul surfaktan bersifat amfifilik, yang berarti mereka memiliki dua sisi berlawanan, yaitu bagian hidrofobik (menolak air) dan bagian hidrofilik (menarik air).
Saat berada di dalam air, secara alami molekul-molekul ini akan menyelaraskan diri mereka pada antarmuka (misalnya antarmuka air dan udara). Dalam penyelarasan tersebut, bagian ekor yang hidrofobik akan menjulur ke udara, sementara bagian kepala yang hidrofilik tetap terendam di dalam air.
Fungsi utama dari cara kerja surfaktan ini adalah untuk mengurangi tegangan permukaan dan tegangan antarmuka pada sebuah zat, serta untuk menstabilkan antarmuka tersebut.
Melansir penjelasan dari situs Brighton Science, tegangan permukaan adalah ukuran seberapa kuat molekul-molekul zat cair saling tarik-menarik akibat kuatnya gaya kohesif.
Air murni memiliki tegangan permukaan yang sangat tinggi. Ketika surfaktan ditambahkan ke dalam air, surfaktan bertindak sebagai senyawa kimia yang bekerja secara spesifik untuk menurunkan tegangan permukaan cairan tersebut.
Molekul surfaktan yang bermigrasi ke permukaan air akan melemahkan daya tarik antar-molekul air. Berkurangnya energi kohesif ini memicu proses pembasahan (wetting), yang memungkinkan cairan meresap, menyebar, dan berinteraksi dengan benda padat secara jauh lebih mudah dan merata daripada sebelumnya.
(bai/aau)