Api Karhutla Dekati Makam-Danau Gatal Kobar, Warga Mulai Cemas

Kalimantan Tengah

Api Karhutla Dekati Makam-Danau Gatal Kobar, Warga Mulai Cemas

Sigit Pamungkas - detikKalimantan
Jumat, 18 Sep 2026 14:45 WIB
Karhutla di dekat makam Kotawaringin Barat, Kalteng. (dok warga)
Foto: Karhutla di dekat makam Kotawaringin Barat, Kalteng. (dok warga)
Kotawaringin Barat -

Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali membuat warga Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Kalimantan Tengah, resah. Kali ini, kobaran api muncul di kawasan Danau Gatal, Desa Rungun, Kecamatan Kotawaringin Lama.

Lokasi kebakaran menjadi perhatian karena berada di sekitar kawasan wisata Danau Gatal dan tidak jauh dari area pemakaman warga. Asap yang ditimbulkan dari kebakaran juga mulai dirasakan masyarakat di sekitar lokasi.

Warga setempat, Alfian, mengatakan api terlihat membakar lahan di kawasan Danau Gatal. Bahkan, titik kebakaran berada di sekitar wilayah yang berdekatan dengan pemakaman masyarakat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Api terbakar di sekitar kawasan Danau Gatal, termasuk wilayah yang dekat dengan pemakaman," kata Alfian, Jumat (18/9/2026).

Menurut dia, kondisi lahan yang kering membuat api berpotensi menjalar apabila tidak segera dikendalikan. Warga berharap petugas dapat melakukan penanganan secepatnya agar kobaran api tidak semakin mendekati area yang digunakan masyarakat.

"Danau Gatal sendiri dikenal sebagai salah satu destinasi wisata lokal di Desa Rungun. Kawasan tersebut juga berada tidak jauh dari area pemakaman warga sehingga kemunculan karhutla menimbulkan kekhawatiran masyarakat," katanya.

Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kobar, Andhan Santana, mengatakan pihaknya terus memantau perkembangan karhutla di sejumlah wilayah, termasuk Kecamatan Kotawaringin Lama.

"Kami terus melakukan pemantauan dan penanganan terhadap titik karhutla yang muncul. Tim di lapangan juga berupaya agar api tidak meluas," ujar Andhan.

Penanganan dilakukan dengan menyesuaikan kondisi di lapangan. BPBD bersama unsur terkait terus berupaya mengendalikan titik api sekaligus mencegah kobaran menjalar ke kawasan lain.

Keberadaan karhutla di sekitar kawasan wisata dan pemakaman menjadi perhatian tersendiri. Selain berpotensi merusak lingkungan, asap kebakaran juga dapat mengganggu aktivitas masyarakat maupun warga yang berada di sekitar Danau Gatal.

"Warga di sekitar lokasi diminta meningkatkan kewaspadaan dan segera melaporkan jika menemukan titik api baru. Masyarakat juga diimbau tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran di tengah kondisi lahan yang masih kering," ujarnya.

BPBD Kobar memastikan pemantauan dan penanganan karhutla terus dilakukan. Upaya tersebut difokuskan untuk mencegah api meluas, terutama di kawasan yang berdekatan dengan aktivitas masyarakat, fasilitas umum, lokasi wisata dan pemakaman.



(bai/bai)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads