Jenis Masker yang Cocok untuk Lindungi Diri dari Asap Karhutla

Jenis Masker yang Cocok untuk Lindungi Diri dari Asap Karhutla

Nadhifa Aurellia Wirawan - detikKalimantan
Kamis, 20 Agu 2026 08:31 WIB
Atemschutzmasken auf Leine gehangen
Foto: Getty Images/iStockphoto/diephosi
Palangka Raya -

Karhutla yang sedang meningkat di beberapa wilayah di Indonesia khususnya Kalimantan membuat banyak masyarakat khawatir. Selain berdampak pada rusaknya lingkungan, karhutla yang menimbulkan asap juga bisa menyebabkan masalah serius bagi kesehatan.

Masyarakat Indonesia perlu waspada dan memerhatikan risiko kesehatan akibat karhutla, terutama bagi mereka yang tinggal di wilayah terdampak. Jika ingin beraktivitas di luar ruangan, sebaiknya gunakan masker agar partikel debu dan asap tidak masuk ke dalam saluran pernapasan.

Tidak semua jenis masker punya kemampuan perlindungan yang sama terhadap asap karhutla. Asap kebakaran merupakan campuran yang terdiri atas gas dan uap. Melansir laman Kemenkes, masker atau respirator pada dasarnya dirancang terutama untuk mengurangi paparan partikel kecil, sehingga tidak ada satu jenis masker yang mampu menyaring seluruh komponen berbahaya dalam asap kebakaran.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kementerian Kesehatan juga menegaskan hal tersebut dalam panduannya mengenai penggunaan masker pada asap kebakaran hutan. Salah satu polutan yang menjadi perhatian adalah particulate matter (PM), terutama PM2.5 yang berukuran sangat kecil sehingga dapat masuk jauh ke dalam paru-paru. WHO menyebut PM jenis ini sebagai salah satu ancaman kesehatan utama dari asap kebakaran hutan.

Lantas, apa saja jenis masker yang bisa digunakan saat udara dipenuhi asap karhutla?

Jenis Masker yang Cocok untuk Asap Karhutla

1. Masker N95

ILE - Linsey Jones, a medical assistant working at a drive-up COVID-19 testing clinic, wears an N95 mask, Jan. 4, 2022, in Puyallup, Wash., south of Seattle. The Biden administration will begin making 400 million N95 masks available for free to Americans starting next week, now that federal officials are emphasizing their better protection against the omicron variant of COVID-19 over cloth face coverings. The White House announced Wednesday that the masks will come from the government's Strategic National Stockpile, which has more than 750 million of the highly protective masks on hand. (AP Photo/Ted S. Warren, File)Masker N95. Foto: AP Photo/Ted S. Warren, File

Dikutip dari laman WHO, masker jenis N95 dirancang untuk menyaring setidaknya 95 persen partikel uji berukuran sekitar 0,3 mikrometer dalam kondisi pengujian standar. Jadi, angka 95 pada N95 bukan berarti masker ini menyaring 95 persen seluruh komponen asap.

WHO menganjurkan untuk menggunakan masker ini dengan baik ketika memang harus keluar ketika paparan asap tinggi. Namun demikian, jika kualitas udara sangat buruk, langkah yang paling utama adalah mengurangi paparan dan tetap berada di dalam ruangan.

2. Masker Bedah

Masker bedahMasker bedah. Foto: Dok. Istimewa

Masker bedah atau masker medis sebenarnya dirancang untuk membantu mencegah percikan droplet dan penyebaran kontaminan dari pemakainya. Masker ini bukan respirator dan tidak memiliki fungsi yang sama dengan N95.

Masker bedah kurang memberikan perlindungan yang optimal terhadap asap kebakaran hutan karena masker tersebut tidak sepenuhnya bisa menutupi seluruh bagian hidung dan mencegah masuknya partikel asap dengan maksimal. Namun, jika pilihan yang tersedia hanya masker bedah, maka boleh coba digunakan, tetapi fungsinya memang tidak sebaik masker N95.

3. Masker Kain

Self-sewn mouth-nose masks against corona viruses hang on the clothesline to dry.Masker kain. Foto: Getty Images/iStockphoto/Rike_

Kemampuan filtrasi masker kain sangat bervariasi, tergantung bahan, jumlah lapisan, desain, dan kecocokannya dengan bentuk wajah. Masker kain yang longgar atau memiliki banyak celah tentu tidak bisa memberikan perlindungan optimal terhadap partikulat halus dari asap karhutla.

Jenis masker kain yang hanya dililitkan ke wajah juga tidak punya perlindungan yang baik. Walaupun bisa dicuci dan digunakan kembali, tapi masker kain bukanlah pilihan yang utama untuk menghadapi paparan asap karhutla. Segera ganti masker jika basah, kotor, atau rusak.

4. Respirator P100 dan Jenis Lainnya

Side view image of young man wearing anti-smog mask for health and lungs protection in the city. City pollution conceptMasker respirator. Foto: Getty Images/Mixmike

Selain N95, ada banyak jenis masker respirator lain seperti N100, R95, R100, P95, dan P100. Huruf dan angka pada jenis masker memiliki karakteristik serta tingkat efisiensi filtrasi tertentu.

Sebagai contoh, respirator P100 memiliki efisiensi filtrasi 99,97% terhadap partikel uji. Untuk masyarakat umum, WHO secara spesifik menganjurkan penggunaan N95 yang terpasang dengan baik sebagai pilihan ketika seseorang memang harus keluar dalam kondisi asap tinggi.

Maka, jika detikers harus keluar rumah ketika kondisi asap sedang buruk, masker N95 yang terpasang dengan baik adalah pilihan yang tepat dibandingkan masker bedah atau masker kain untuk mengurangi paparan partikel asap. Tetapi perlu diingat, ketika kualitas udara memburuk, cara terbaik adalah mengurangi aktivitas di luar ruangan jika tidak diperlukan.

Cara Gunakan Masker yang Baik

Masker yang bagus sekalipun tidak akan bekerja optimal jika dipakai sembarangan. Untuk masker N95, pastikan:

  • Menutupi hidung, mulut, hingga bawah dagu
  • Tidak terdapat celah besar antara masker dan wajah
  • Tali terpasang sesuai desain masker
  • Bagian hidung ditekan dan disesuaikan supaya rapat
  • Jangan menggunakan masker yang sudah rusak, kotor, atau ketika dirasa makin sulit digunakan untuk bernapas

Demikian penjelasan seputar masker yang tepat untuk melindungi sistem pernapasan dari paparan asap karhutla. Semoga sehat selalu, detikers!

Halaman 2 dari 3


Simak Video "Video Situasi Karhutla Terkini: Titik Api di Kalimantan Naik, Sumatera Turun"
[Gambas:Video 20detik] (des/des)

Koleksi Pilihan

Kumpulan artikel pilihan oleh redaksi detikkalimantan

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads