Round Up

5 Fakta Hangusnya Ruang Rapat Diskominfo Kukar gegara Stiker Candaan

Tim detikKalimantan - detikKalimantan
Kamis, 13 Agu 2026 08:00 WIB
Ruang rapat Diskominfo Kukar dibakar tenaga outsourcing. Foto: Dok. Istimewa
Kutai Kartanegara -

Ejekan di lingkungan kerja berbuntut pada hangusnya ruang rapat lantai 3 di Kantor Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur. Pelaku pembakaran berinisial MFA (24) ini diduga merupakan korban bullying dan kerap menjadi bahan olok-olok di grup WhatsApp.

Kenekatan pelaku tak cuma merusak fasilitas yang ada di ruang rapat Diskominfo Kukar tersebut, melainkan juga membuatnya berurusan dengan polisi. Berikut serangkai fakta peristiwa tersebut, dirangkum detikKalimantan.

Kronologi Kejadian: Pelaku Sengaja Bawa BBM

Kasat Reskrim Polres Kukar AKP Elnath Spelndidta Wafiq Gemilang menjelaskan kronologi kejadian. Awalnya pelaku mendatangi gedung kantor Diskominfo pada Selasa (11/8) sekitar pukul 07.20 Wita.

Ia membawa bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite dalam galon air minum. Kemudian ia menyiramkannya ke sejumlah titik di dalam ruang rapat. Tak lama setelah menyiram minyak dan menyalakan api, ada saksi mata yang melihat aksinya.

"Terduga pelaku kemudian diduga menyiramkan bahan bakar tersebut di bagian belakang pintu ruang rapat dan menyalakannya menggunakan korek api. Setelah melihat salah seorang saksi, terduga pelaku kemudian berlari meninggalkan lokasi melalui tangga," jelas Elnath dalam keterangan yang diterima detikKalimantan, Rabu (12/8/2026).

Menurut saksi, MFA berlari menuruni tangga sembari membawa wadah bekas BBM. Pelaku juga sempat memicu alarm dengan menekan tombol emergency di depan suatu ruangan. Setelah MFA melarikan diri, pegawai dan petugas pemadam berupaya memadamkan api sebelum menjalar ke ruangan lain.

"Api baru berhasil dipadamkan sekitar pukul 08.30 Wita setelah masyarakat bersama petugas berjibaku memadamkan kobaran api. Tidak ada korban jiwa, namun satu ruang rapat di lantai 3 mengalami kerusakan berat akibat terbakar," lanjut Elnath.



Simak Video "Menikmati Malam yang Hidup di Kawasan Tepian, Kalimantan Timur"


(des/des)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork