Kalimantan Tengah

11 Korban Diduga Keracunan MBG Masih Dirawat di RSUD Seruyan

Sigit Pamungkas - detikKalimantan
Minggu, 02 Agu 2026 20:06 WIB
Ilustrasi MBG. Foto: Getty Images/iStockphoto/Dariia Havriusieva
Seruyan -

Penanganan terhadap siswa dan guru penerima manfaat Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang mengalami dugaan keracunan makanan terus berlanjut. Hingga Minggu (2/8/2026), sebanyak 11 pasien masih menjalani perawatan dan observasi di RSUD Kuala Pembuang, Seruyan, Kalimantan Tengah.

Mereka telah dirawat di RSUD setelah menerima MBG pada Selasa (28/7). Kasus kemudian baru dilaporkan Rabu keesokan harinya dan langsung penanganan.

Sementara itu, kabar baik datang dari empat penerima manfaat lainnya. Setelah kondisi kesehatan membaik, mereka telah diperbolehkan meninggalkan rumah sakit untuk melanjutkan pemulihan.

Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Seruyan Hilir Kuala Pembuang 1, Yanuar, bersama mitra pelaksana dan pihak yayasan turut mendatangi RSUD Kuala Pembuang untuk melihat langsung kondisi para pasien.

Kunjungan tersebut tidak hanya menjadi bentuk kepedulian, tetapi juga dilakukan untuk berkoordinasi dengan pihak rumah sakit mengenai perkembangan kesehatan siswa, guru, serta penerima manfaat lainnya.

"Kami datang untuk memberikan semangat kepada para siswa dan guru yang masih dirawat. Di sisi lain, kami ingin memastikan seluruh pasien memperoleh pelayanan kesehatan yang optimal serta terus memantau perkembangan kondisi mereka," ujar Yanuar, Minggu siang.

Yanuar menjelaskan, saat kunjungan berlangsung terdapat 15 penerima manfaat MBG yang masih mendapatkan penanganan medis. Namun, seiring perkembangan kondisi kesehatan, empat pasien dinyatakan membaik dan telah diperbolehkan pulang.

"Kini, 11 pasien masih berada di bawah pengawasan tim medis untuk menjalani observasi dan perawatan hingga kondisi mereka benar-benar dinyatakan pulih," katanya.

SPPG Seruyan Hilir Kuala Pembuang 1, kata Yanuar, akan terus berkoordinasi dengan RSUD Kuala Pembuang, Pemerintah Kabupaten Seruyan, serta pihak terkait lainnya untuk memastikan proses penanganan berjalan maksimal.

"Kami berharap seluruh penerima manfaat segera pulih sehingga dapat kembali beraktivitas seperti biasa. Kami akan terus mengikuti perkembangan hingga seluruh pasien dinyatakan sembuh," katanya.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada para tenaga kesehatan yang telah memberikan pelayanan kepada seluruh pasien sejak dugaan insiden keracunan tersebut terjadi.

Di tengah munculnya berbagai informasi terkait kasus tersebut, Yanuar mengingatkan masyarakat agar tidak terburu-buru mempercayai informasi yang belum terverifikasi.

Menurutnya, perkembangan penanganan kasus akan disampaikan melalui informasi resmi dari instansi berwenang sehingga masyarakat memperoleh informasi yang akurat dan tidak terjadi kesalahpahaman.

"Kami berkomitmen menyampaikan informasi yang akurat sesuai perkembangan di lapangan. Kami juga mengapresiasi seluruh tenaga kesehatan yang telah memberikan pelayanan terbaik kepada para pasien," pungkasnya.



Simak Video "Video Puluhan Siswa SD di Rembang Diduga Keracunan Susu MBG"

(bai/bai)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork