Krisis energi tengah melanda berbagai wilayah di Kalimantan, mulai dari pemadaman listrik bergilir hingga pasokan bahan bakar minyak (BBM) yang tersendat hingga memicu antrean panjang. Kondisi ini memicu gelombang protes dari warga.
Masalah ini pun merambah pada perekonomian, hingga muncul desakan keras dari kepala daerah kepada PT PLN dan PT Pertamina. Hal ini semakin ironis jika melihat bahwa Kalimantan merupakan daerah penghasil minyak dan batu bara di Indonesia.
Berikut sederet permasalahan terkait listrik dan BBM yang belakangan diprotes masyarakat Kalimantan.
Aksi Bangkai Ayam dan Segel Kantor PLN
Gelombang kekecewaan masyarakat terhadap pemadaman listrik bergilir memuncak dalam aksi unjuk rasa di Palangka Raya, Kalimantan Tengah. Massa yang tergabung dalam Aliansi Gerakan Palangka Raya Gelap (GPG) bahkan menyegel sementara Kantor PLN UP3 Palangka Raya dan menebarkan puluhan bangkai ayam sebagai simbol kerugian besar yang dialami para peternak.
"Anak buah menangis karena kehilangan ayamnya, kehilangan gaji. Seandainya penderitaan ini ada di bapak, seperti apa sakitnya bapak," ujar Arif, salah seorang peternak yang terdampak, saat menyuarakan keluhannya.
Senada dengan hal tersebut, warga di Banjarmasin, Kalimantan Selatan juga menggeruduk kantor PLN dengan membentangkan spanduk bertuliskan bahwa perusahaan tersebut tengah dalam masalah dan gedung disita sementara oleh masyarakat.
Alat Elektronik Warga Rusak
Di Kotawaringin Barat, persoalan listrik tidak hanya menghambat aktivitas, tetapi juga diklaim menyebabkan kerusakan peralatan elektronik akibat jadwal pemadaman yang sering bergeser secara mendadak tanpa pemberitahuan. Salah seorang warga, Elma, mengeluhkan kerusakan kulkas hingga laptop miliknya.
Menanggapi hal tersebut, Manager UP3 PLN Pangkalan Bun, Saut Pardomuan Panjaitan, menyampaikan permohonan maaf dan menjelaskan adanya kebutuhan pengurangan beban. Terkait ganti rugi, PLN menyatakan bahwa data pelanggan yang berhak menerima kompensasi sedang diolah di tingkat pusat.
"Nilai kompensasi akan disesuaikan dengan lamanya gangguan layanan," kata Saut.
Simak Video "Video: Bos PLN Hadap Prabowo, Lapor Listrik di Pulau Jawa Mulai Membaik"
(bai/bai)