Akses lalu lintas di Jalan Gajah Mada, Kecamatan Tarakan Barat, Kota Tarakan, berlubang parah hingga mengancam keselamatan pengendara. Selain itu, kerusakan jalan juga kerap memicu kemacetan.
Pantauan detikKalimantan di lokasi pada Sabtu (11/4/2026), sedikitnya terdapat 20 pengendara motor menghantam lubang jalan dalam kurun waktu sejam. Lebarnya kerusakan yang memakan hampir setengah badan jalan ini memaksa kendaraan mengurangi kecepatan secara drastis.
"Pernah ada kecelakaan, orang menghindar atau kaget karena lubang, sampai ada yang pingsan dan harus dibawa ke rumah sakit," kata salah seorang warga setempat, Jhon Ali, kepada detikKalimantan di lokasi, Senin (13/4/2026).
Menurut Jhon, jalan ini telah berlubang sejak 3-4 bulan lalu. Kerusakan awalnya dipicu oleh kebocoran kecil air yang lambat laun membesar. Kondisi ini makin parah akibat sistem drainase yang tak berfungsi maksimal.
"Airnya tergenang, karena sana tinggi, sini rendah. Drainase tidak bisa menampung, jadi airnya malah kembali keluar ke jalanan. Kalau hujan, lubangnya tidak kelihatan karena tertutup genangan air," ungkapnya.
Kemacetan terparah biasanya terjadi pada pagi hari, sekitar pukul 06.30 hingga 08.00 Wita, lantaran pengendara berebut jalur untuk menghindari lubang. Merasa laporannya tak kunjung direspons pemerintah, Jhon menyebut sempat ada warga yang secara swadaya menimbun lubang dengan puing-puing batu bekas bangunan demi meminimalisasi bahaya.
"Sempat ada warga tak dikenal menggunakan mobil pikap yang secara swadaya menimbun lubang dengan puing-puing batu bekas bangunan sekadar untuk meminimalisasi bahaya," pungkasnya.
Simak Video "Video: Miris! Wanita di Poman Ditandu 9 Km ke Puskesmas gegara Jalan Rusak"
(des/des)