Belakangan muncul isu kebocoran data lewat platform Instagram. Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) pun langsung memanggil Meta untuk meminta penjelasan.
Meta selaku Penyelenggara Sistem Elektronik (PSE) disebut bertanggung jawab atas dugaan kebocoran data pengguna serta polemik mengenai proses reset kata sandi (password) yang meresahkan publik.
Dalam pertemuan Rabu, 14 Januari 2026 itu, Direktur Jenderal Pengawasan Ruang Digital Kemkomdigi, Alexander Sabar, mengatakan bahwa Meta telah memberikan penjelasan awal mengenai mekanisme keamanan akun. Menurut Meta, proses reset kata sandi yang dikeluhkan pengguna merupakan bagian dari protokol internal yang berjalan melalui sistem resmi Instagram.
"Tidak ada password pengguna yang dapat diakses atau diperoleh oleh pihak mana pun selain oleh pemilik akun itu sendiri, serta tidak ditemukan indikasi penyalahgunaan fitur reset password untuk pengambilan data oleh pihak eksternal," ujar Alexander dalam keterangan resminya.
Meski demikian, terkait laporan adanya dugaan kebocoran data yang bersumber dari temuan pihak ketiga, Alexander menyebut bahwa proses investigasi belum sepenuhnya tuntas.
Pihak Instagram saat ini masih melakukan pendalaman lebih lanjut untuk memverifikasi keabsahan data yang diklaim bocor tersebut. Hasil investigasi menyeluruh ini nantinya akan menjadi landasan bagi pemerintah untuk menentukan langkah evaluasi atau sanksi lebih lanjut.
Langkah tegas pemanggilan Meta ini, menurut Alexander, merupakan implementasi dari kewenangan negara yang diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 71 Tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Sistem dan Transaksi Elektronik. Kemkomdigi memiliki mandat penuh untuk mengawasi setiap PSE yang beroperasi di wilayah hukum Indonesia guna memastikan kepatuhan terhadap standar keamanan siber.
"Pemanggilan terhadap Meta terkait isu ini merupakan bagian dari komitmen negara dalam melindungi data pribadi masyarakat dan menjaga keamanan ruang digital nasional," tegas Alexander.
Baca artikel selengkapnya di sini.
Simak Video "Video: Mark Zuckerberg Pernah Usulkan Pemisahan Instagram"
(bai/bai)