Baru-baru ini, para peneliti astronomi mengidentifikasi delapan gua misterius di Mars. Bentuknya berbeda dari gua yang dikenal sebelumnya di Planet Merah.
Strukturnya dianggap berpotensi menjadi tempat berlindung bagi kehidupan purba atau mikroba. Sebab, karakteristiknya yang mungkin terbentuk oleh aliran air di masa lalu.
Mengenai temuan itu dipublikasikan dalam studi yang dimuat di The Astrophysical Journal Letters oleh tim ilmuwan, yang mempelajari citra dari berbagai pesawat antariksa milik NASA. Termasuk data arsip dari Mars Global Surveyor.
Baca juga: 10 Fenomena Langit Sepanjang 2026 |
Apakah Itu Gua Karst Pertama di Mars?
Gua-gua tersebut ditemukan di wilayah Hebrus Valles di Mars utara barat, dan terlihat sebagai lubang bulat dalam tanpa ciri khas benturan meteorit. Para peneliti menilai lubang-lubang ini berbeda dari formasi lava yang lebih dulu dikenal sebagai lava tube. Kemudian dalam makalahnya, para peneliti menyebut fitur ini sebagai skylight, yakni bukaan yang terbentuk akibat runtuhnya atap ruang bawah tanah yang luas.
"Lubang-lubang ini diinterpretasikan sebagai gua karst potensial pertama yang dikenal di Mars, merupakan pintu masuk runtuh yang terbentuk melalui pelarutan batuan yang larut oleh air, sehingga menjadi kelas pembentuk gua baru yang berbeda dari semua skylight vulkanik dan tektonik yang pernah dilaporkan," tulis para peneliti dalam studi mereka, dikutip detikInet dari Live Science.
Yang membuat gua-gua ini menarik adalah adanya mineral seperti karbonat dan sulfat di sekitarnya, yang biasanya terbentuk saat air berinteraksi dengan batuan. Hal ini menunjukkan bahwa air kemungkinan besar pernah mengalir di bawah permukaan Mars dan melarutkan batuan sehingga menciptakan ruang bawah tanah ini.
Kondisi seperti ini mirip dengan topografi karst di Bumi, tempat air secara perlahan membentuk gua melalui pelarutan batu gamping atau batuan terlarut lainnya. Para ilmuwan bahkan menduga bahwa gua-gua karst ini mungkin menyimpan material kimia atau jejak biosignatur dari kehidupan mikroba yang pernah ada di Mars, karena gua cenderung lebih terlindungi dari kondisi ekstrem di permukaan planet.
Simak Video "Video: Timnya CR7 Dihajar 4-0 oleh AL Ain di AFC Champions League"
(sun/des)