Hujan dengan intensitas sedang hingga lebat sejak Sabtu (29/11) pagi membuat sejumlah wilayah di Kota Samarinda kembali tergenang. BPBD mencatat sedikitnya 37 titik banjir muncul di berbagai kecamatan.
Titik banjir ini terutama di wilayah utara dan sebagian wilayah hulu. Kepala BPBD Samarinda, Suwarso, mengatakan sebagian besar titik banjir kini mulai berangsur surut.
"Beberapa titik seperti Simpang Empat Sembada, Panjaitan, dan Alaya sudah jauh menurun dibanding pagi," ujar Suwarso kepada detikKalimantan, Sabtu (29/11/2025).
Namun, kondisi berbeda terjadi di Jalan Kenangan, yang masih terendam hingga 60 cm. Suwarso menjelaskan banjir di lokasi itu terjadi karena
proyek penanganan banjir yang belum rampung.
"Di Jalan Kenangan ini memang sedang ada proyek. Sebelumnya daerah ini sering terjadi banjir, dan karena pekerjaan belum selesai, sebagian wilayah masih tergenang," jelasnya.
Selain itu, ia menyebut adanya penyempitan sungai di sekitar Damanhuri hingga Gang Ogok menuju Gang Kenangan. Penyempitan membuat kapasitas sungai tidak mampu menahan debit air hujan.
"Air akhirnya melimpah ke badan jalan," tambahnya.
Meski begitu, Suwarso menilai aliran air lebih cepat turun dibanding sebelumnya berkat pemasangan gorong-gorong baru yang kini sudah berfungsi sebagian. Ia menyebut sudah berkoordinasi dengan Dinas Sumber Daya Air PUPR.
"Tahun depan, insyaallah proyek di Jalan Kenangan akan dilanjutkan dan diselesaikan," katanya.
Karena genangan di Jalan Kenangan masih cukup tinggi, BPBD menurunkan satu unit perahu karet untuk membantu mobilitas serta evakuasi warga yang harus keluar-masuk gang.
"Kita siagakan untuk membantu warga beraktivitas," jelas Suwarso.
Simak Video "Menikmati Keindahan Air Terjun dan Menyelami Keunikan Tanah Merah di Kalimantan"
(bai/bai)