Banjir merendam sejumlah wilayah di Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan (Sulsel). Sejumlah kantor instansi pemerintahan juga ikut tergenang, termasuk rumah jabatan (Rujab) Bupati Sinjai.
"Sejumlah kantor pemerintah tergenang banjir setinggi 40 sentimeter hingga 1 meter. Rujab juga, tinggi banjir 40 sentimeter," ujar Analis Bencana BPBD Sinjai Andi Octave Amier kepada detikSulsel, Minggu (19/7/2026).
Banjir itu terjadi di Kelurahan Balangnipa, Kelurahan Biringere, Kelurahan Bongki, Kecamatan Sinjai Utara, Kabupaten Sinjai pada Minggu (19/7) sekitar pukul 03.00 Wita. Banjir disebabkan karena curah hujan yang tinggi sejak Sabtu (18/9) sekitar pukul 23.00 Wita.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hujan turut memicu debit air Sungai Tangka dan anak Sungai Bontompare meluap. Banjir turut merendam rumah di Perumahan BTN Tangka Mas, Perumahan Dokter, Perumahan Pengadilan Negeri, Perumahan Kejaksaan, Perumahan Telkom.
"Aliran sungai itu melewati Kota Sinjai. Akibatnya beberapa ruas jalan, ratusan rumah warga, fasilitas perkantoran, sekolah, masjid, dan fasilitas olahraga terendam banjir," katanya.
Banjir juga menerjang gedung perkantoran yang terendam banjir seperti RSUD Sinjai, Kodim 1424 Sinjai, Kantor BPBD Sinjai, Kantor Bapenda, Disperindag, Balitbangda, Posko Damkar, Kantor BKPSDMA, Kantor BPN, Ketahanan Pangan, Kantor Kehutanan dan Perkebunan, DP3AP2KB, dan Stadion Haji Andi Bintang.
"Untuk sekolah SMA 5 Sinjai, SDLB Sinjai, SD 103, SD 125, lalu ada 3 masjid. Selain itu beberapa ruas jalan di Kelurahan Balangnipa, Bongki, dan Biringere terendam banjir," sebutnya.
"Ada juga 2 pohon trembesi tumbang menimpa perumahan Pengadilan Negeri Sinjai. Untuk korban jiwa tidak ada," sambung Octave.
Saat ini BPBD Sinjai melakukan pemantauan di lokasi yang terdampak dan berkoordinasi dengan Polres Sinjai, Kodim 1424 Sinjai, pemerintah kelurahan. BPBD juga menghimbau warga agar siap siaga terhadap cuaca ekstrem yang berpotensi menimbulkan bencana hidrometeorologi.
"Kami berkoordinasi dengan instansi terkait dan mengimbau masyarakat untuk tetap waspada. Air di sebagian ruas jalan belum surut, dan saat ini akan dilakukan pembersihan material banjir di sejumlah ruas jalan dan drainase," jelasnya.
