Mengenal Korps Marinir TNI AL: Sejarah, Struktur, dan Tugas

Bayu Ardi Isnanto - detikKalimantan
Sabtu, 15 Nov 2025 05:58 WIB
Korps Marinir. Foto: Ari Saputra
Balikpapan -

Korps Marinir merupakan pasukan elite Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI AL). Pasukan baret ungu ini menjadi salah satu pilar utama pertahanan negara, khususnya dalam menjaga kedaulatan wilayah laut dan pesisir.

Marinir memiliki sejarah panjang sejak awal kemerdekaan dan telah mengalami berbagai transformasi organisasi. Simak artikel ini untuk mengenal sejarah pembentukan, struktur organisasi, hingga tugasnya.

Sejarah Pergantian Nama Korps Marinir

Sejarah Korps Marinir Indonesia ditandai oleh beberapa kali perubahan nama dan struktur organisasi. Pada masa awal revolusi, tepatnya pada 15 November 1945, dibentuk Corps Mariniers yang bermarkas di Tegal. Karena keterbatasan alutsista laut, mereka lebih sering bertempur di darat sehingga dijuluki "ALRI Gunung."

Namun, reorganisasi pada 17 Maret 1948 melebur Corps Mariniers ke dalam TNI AD Divisi Diponegoro dengan nama Resimen Samudera. Tidak lama kemudian, melalui SK Menteri Pertahanan tanggal 9 Oktober 1948, pasukan ini kembali ke pangkuan TNI AL dengan nama baru: Korps Komando Angkatan Laut (KKO AL).

Nama KKO ini bertahan selama lebih dari dua dekade, dan di bawah bendera KKO AL mereka terlibat dalam berbagai operasi besar, termasuk Trikora dan Dwikora.

Perubahan penting terjadi pada masa Orde Baru. Berdasarkan SK Kepala Staf Angkatan Laut tanggal 14 November 1975, nama KKO AL resmi dikembalikan menjadi Korps Marinir. Sejak saat itu, sebutan "Marinir" kembali melekat dan menjadi identitas utama pasukan amfibi TNI AL.

Memasuki era Reformasi, struktur organisasi kembali disesuaikan. Tahun 2001, lahirlah Pasukan Marinir (Pasmar) sebagai bentuk validasi organisasi, menggantikan brigade-brigade sebelumnya. Pasmar kemudian berkembang menjadi tiga komando besar yang tersebar di Jakarta, Surabaya, dan terakhir di Sorong.

Struktur Organisasi Marinir

Korps Marinir dipimpin oleh Komandan Korps Marinir (Dankormar) yang bertanggung jawab langsung kepada Kepala Staf TNI AL. Di bawah Dankormar terdapat unsur staf dan satuan pelaksana yang membentuk jaringan komando yang solid.

Korps Marinir memiliki Komando Pelaksana Utama (Kolaktama) atau kekuatan inti Pasukan Marinir (Pasmar). Hingga kini terdapat tiga Pasmar:

  • Pasmar-1 di Jakarta, berfokus pada wilayah barat Indonesia.
  • Pasmar-2 di Surabaya, mengamankan kawasan tengah.
  • Pasmar-3 di Sorong, Papua Barat Daya, memperkuat pertahanan di timur.

Masing-masing Pasmar memiliki Brigade Infanteri Marinir, serta satuan pendukung seperti artileri, kaveleri, dan bantuan tempur.

Untuk mendukung operasi, terdapat Resimen Bantuan Tempur dan Resimen Bantuan Administrasi. Selain itu, Korps Marinir memiliki satuan elite seperti Detasemen Intai Para Amfibi (Denipam) yang menggantikan Yontaifib.

Korps Marinir juga memiliki Komando Latihan (Kolatmar) yang bertugas menyiapkan dan melatih prajurit Marinir agar selalu siap tempur.




(bai/aau)

Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork