Dua Jenazah Kapal Virgo Telah Teridentifikasi, 15 Lainnya Masih Berproses

Kalimantan Selatan

Dua Jenazah Kapal Virgo Telah Teridentifikasi, 15 Lainnya Masih Berproses

Khairun Nisa - detikKalimantan
Senin, 05 Okt 2026 17:46 WIB
Press conference hari ke-13 pencarian korban KM Virgo
Kabid Humas Polda Kalimantan Selatan, Kombes Nur Khamid. Foto: Khairun Nisa/detikKalimantan
Banjarmasin -

Dua jenazah korban Kapal Virgo Transport 8 kembali teridentifikasi pada Sabtu (3/10) lalu. Keduanya merupakan warga Jawa Timur dan telah dipulangkan ke keluarga.

Kabid Humas Polda Kalimantan Selatan, Kombes Nur Khamid membenarkan bahwa dua jenazah KM Virgo kembali teridentifikasi dengan nomor jenazah PM 074 dan PM 077.

"Benar telah teridentifikasi kembali dua jenazah, keduanya sudah dipulangkan ke keluarga," ujar Khamid, dikonfirmasi detikKalimantan, Senin (5/10/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ia menyebut saat ini pihaknya masih menunggu identitas korban lain yang diidentifikasi melalui DNA. Untuk kemudian akan dilakukan press release DVI secara serentak.

"Untuk press release memang belum dilaksanakan, kita tunggu data dari korban lain yang dalam pemeriksaan DNA," sebut Khamid.

Adapun kedua korban, teridentifikasi melalui sekunder ciri medis dan properti. Sehingga proses pengenalan jenazah lebih mudah dilakukan tim DVI Polda Kalsel.

"Keduanya memiliki ciri medis dan properti yang cocok dengan data ante mortem keluarga. Sehingga lebih mudah dikenali dalam proses identifikasi," katanya.

Sementara itu, Kabid Dokkes Polda Kalsel, Kombes dr Moch Sofwan mengungkapkan dua identitas korban tersebut, yakni:

  1. Suroso laki-laki asal Pamekasan, Jawa Timur usia 40 tahun.
  2. Soni Marta Andika laki-laki asal Banyuwangi, Jawa Timur usia 44 tahun.

Dengan teridentifikasinya dua korban baru, menambah jumlah korban yang telah dipulangkan kepada keluarga. Kini, tim DVI Polda Kalsel telah mengirimkan 15 sampel DNA para korban KM Virgo yang belum teridentifikasi.

"Hingga saat ini, dari 80 kantung jenazah yang kita terima, sudah ada 65 yang berhasil kita identifikasi. Sementara 15 lainnya kita kirim sampel DNA," pungkasnya.



(aau/aau)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads