Jadwal padat menanti PSIM Jogja di Super League 2026/2027. Pelatih PSIM, Jean-Paul van Gastel melontarkan kritikan terkait distribusi jadwal pertandingan yang tidak merata. Dia harus putar otak untuk menjaga kondisi timnya.
Diketahui, setiap tim akan melakoni 34 pertandingan home-away di musim ini. PSIM akan melakoni jadwal padat pada periode November-Desember. Adapun pada Januari akan ada jeda kompetisi untuk Piala Asia 2027.
"Ini gila. Karena ada Piala Asia Tenggara (Piala AFF), liga harus ditunda, dan itu wajar. Lalu pada Januari ada Piala Asia, sehingga liga berhenti lagi," kata Van Gastel kepada wartawan, Selasa (18/8/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Padatnya jadwal PSIM juga diperparah dengan agenda League Cup yang digelar di tengah kompetisi. Turnamen tersebut dijadwalkan berlangsung pada 3-5 November, 24-26 November, serta 1-3 Desember 2026.
Van Gastel pun harus memutar otak untuk menjaga kondisi fisik pemain di tengah padatnya agenda pertandingan.
"Akibatnya, ada periode dengan banyak pertandingan dalam waktu singkat. Ditambah lagi adanya Piala Liga (League Cup). Kalau melihat jadwal, November dan Desember sangat padat," ujarnya.
Pelatih asal Belanda itu mengaku heran melihat distribusi jadwal tersebut. Menurutnya, situasi ini cukup tidak biasa karena setelah periode padat, PSIM justru akan kembali menjalani jeda panjang.
"Januari kami tidak bermain, lalu Maret hanya dua pertandingan. Jadi jadwalnya benar-benar gila. Saya tidak tahu apakah pernah ada situasi seperti ini sebelumnya, tetapi bagi saya ini sangat tidak biasa," pungkasnya.
(alg/dil)

Komentar Terbanyak
Pilu Siswi SMP Jogja Dilecehkan Pegawai Sekolah di Ruang UKS
Teror Anjing Liar di Playen Gunungkidul Jadi Atensi
View Laut Dab! JJLS Kelok 23 Penghubung Bantul-Gunungkidul Segera Dibuka