PSS Sleman menjajal kemampuan Persita Tangerang di laga uji coba jelang Super League 2025/2026. Laga berakhir imbang dengan skor 1-1.
Laga uji coba tersebut digelar di Stadion Maguwoharjo, Sleman pada Sabtu (15/8) sore. Gol PSS dicetak oleh Gustavo Tocantins. Adapun pertandingan berlangsung tiga babak yakni babak pertama dan kedua selama 45 menit, adapun babak ketiga selama 30 menit.
"Yang paling penting adalah semua pemain bermain selama 60 menit. Di pertandingan lalu mereka bermain 45 menit, sekarang mereka bermain 60 menit," ujar Huistra dalam keterangan yang diterima detikJogja.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pelatih asal Belanda itu juga puas melihat dua tim yang diturunkannya mampu tampil kompetitif. Menurutnya, Persita menjadi lawan yang bagus untuk mengukur sejauh mana perkembangan permainan PSS.
"Kami memiliki dua tim dan menyenangkan melihat kedua tim tampil kompetitif dan bermain cukup bagus, padahal ini baru pertandingan kedua. Jadi, menurut saya ini adalah minggu yang baik dengan semua latihan keras yang ada," ujarnya.
"Lawan hari ini juga bagus untuk memberikan gambaran mengenai level permainan sepak bola di Liga 1," sambungnya.
Selain aspek fisik, Huistra melihat perkembangan chemistry di dalam skuad mulai menunjukkan hasil. Pemain-pemain lama disebut mulai mengambil peran dalam membantu para pemain anyar beradaptasi.
"Para pemain dari musim lalu mulai mengambil peran kepemimpinan. Mereka membantu para pemain baru agar bisa beradaptasi dengan cepat," tuturnya.
Ia juga mengapresiasi keberanian para pemain untuk mencoba menerapkan gaya bermain yang diinginkannya. Adaptasi tersebut dinilai berjalan positif, termasuk dari pemain muda.
"Sangat menyenangkan melihat para pemain baru berusaha beradaptasi dengan sangat cepat, menjadi lebih kuat secara fisik, dan bagi saya juga sangat menarik melihat para pemain muda menunjukkan peningkatan yang pesat," pungkasnya.
