Van Gastel Seleksi Starting XI PSIM, Chemistry Jadi Kunci

Van Gastel Seleksi Starting XI PSIM, Chemistry Jadi Kunci

Serly Putri Jumbadi - detikJogja
Selasa, 11 Agu 2026 19:01 WIB
Pelatih PSIM Jogja, Jean-Paul van Gastel di Stadion Mandala Krida, Kota Jogja, Selasa (11/8/2026).
Pelatih PSIM Jogja, Jean-Paul van Gastel di Stadion Mandala Krida, Kota Jogja, Selasa (11/8/2026). Foto: Serly Putri Jumbadi/detikJogja
Jogja -

Pelatih PSIM Jogja Jean-Paul van Gastel mulai memanfaatkan pramusim untuk menentukan komposisi terbaik timnya. Seluruh pemain bakal diberi kesempatan menunjukkan kemampuan sebelum Van Gastel menentukan starting XI.

PSIM saat ini tengah menjalani persiapan menuju kompetisi musim baru. Van Gastel mengatakan salah satu fokus utama dalam pramusim adalah melihat kombinasi antarpemain. Ia ingin mengetahui pemain-pemain yang paling cocok dengan sistem yang akan diterapkannya.

"Tentu saja cara bermain yang kami inginkan, tetapi juga hubungan antarpemain, siapa yang cocok satu sama lain dalam sistem permainan yang ingin kami terapkan," kata Van Gastel saat ditemui di Stadion Mandala Krida, Kota Jogja, Selasa (11/8/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pelatih asal Belanda itu tidak ingin terburu-buru menentukan komposisi utama. Semua pemain akan mendapatkan kesempatan yang sama untuk menunjukkan kualitasnya dalam sesi latihan maupun pertandingan uji coba.

ADVERTISEMENT

"Saya harus melihat semua pemain dan memberi kesempatan kepada mereka untuk menunjukkan kemampuan agar saya bisa membuat keputusan yang adil mengenai siapa yang akan masuk starting eleven," ucapnya.

"Selain itu, aspek fisik sangat penting karena liga musim ini akan sangat kompetitif," lanjutnya.

Van Gastel menyebut PSIM telah melakoni beberapa laga uji coba. Namun, ia menegaskan hasil pertandingan pramusim bukan menjadi prioritas.

"Sejauh ini lawan-lawan yang kami hadapi belum terlalu berat. Bagi saya, ini lebih untuk melihat sejauh mana kondisi tim, terutama dari sisi fisik, lalu bagaimana kami memainkan gaya bermain yang diinginkan," jelasnya.

Bagi Van Gastel, pramusim merupakan periode untuk membangun fondasi tim. Chemistry pemain, kondisi fisik, hingga kultur di dalam skuad menjadi hal yang lebih penting ketimbang sekadar mengejar kemenangan dalam laga uji coba.

"Seperti yang saya katakan musim lalu, hasil di pramusim tidak terlalu penting. Yang lebih penting adalah chemistry antarpemain, kondisi fisik, cara kami saling memperlakukan, serta budaya tim yang ingin dibangun," katanya.

"Hasil harus didapat nanti di kompetisi liga, karena itu yang paling penting," pungkasnya.



(dil/afn)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads