PSIM Jogja bersiap memulai langkah awal menyongsong kompetisi musim 2026/2027. Tim berjuluk Laskar Mataram ini dijadwalkan menggelar sesi latihan perdana di Stadion Mandala Krida, Yogyakarta, pada Senin (20/7/2026) esok pukul 15.30 WIB. Menariknya, manajemen resmi membuka sesi ini agar bisa disaksikan langsung oleh para suporter.
Manajer PSIM Jogja, Iksan Mahar, mengonfirmasi agenda tersebut melalui keterangan resminya pada Minggu (19/7/2026).
"Tim PSIM dijadwalkan menggelar sesi latihan perdana pada Senin besok, 20 Juli 2026. Sesi latihan akan kita laksanakan sore hari di Stadion Mandala Krida, mulai pukul 15.30 WIB," ujar Iksan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Skuad Belum Komplet
Meski latihan perdana sudah di depan mata, Iksan membeberkan bahwa skuad PSIM belum berkumpul secara penuh. Beberapa penggawa, baik pilar lokal maupun legiun asing, dilaporkan masih dalam perjalanan menuju Yogyakarta atau sedang merampungkan proses administrasi.
Hingga saat ini, tercatat baru ada 21 pemain yang dipastikan merapat ke mes tim. "Total 21 pemain yang hadir, perpaduan asing dan lokal," tambahnya.
Suntikan Motivasi dari Suporter
Walau komposisi tim belum lengkap, manajemen dan tim pelatih sepakat tidak menutup pintu stadion. Kehadiran para pendukung di tribun dinilai sangat krusial untuk membakar semangat para pemain sejak hari pertama persiapan.
"Kami, manajemen dan tim pelatih, sepakat untuk membuka sesi latihan perdana ini untuk umum. Bagi para pendukung yang ingin hadir langsung, kami persilakan," tutur Iksan.
Ia berharap atmosfer positif yang dihadirkan suporter di Mandala Krida besok dapat menjadi modal berharga bagi Laskar Mataram dalam mengarungi ketatnya kompetisi musim baru.
"Kehadiran dan energi positif dari para pendukung yang hadir tentu akan menjadi tambahan motivasi yang berharga bagi tim untuk mengawali perjuangan musim ini," pungkasnya.
(ahr/alg)

Komentar Terbanyak
Saran Pakar UGM soal Polemik Jogja Last Friday Ride
Disdag Jogja Buka Suara soal Curhat Difabel Dilarang Jual Asongan di Ngasem
Otak Cabul Saat KKN Berujung Mahasiswa UAD Jogja Kena DO