Gelandang serang PSIM Jogja, Ze Valente, membuka peluang untuk kembali memperkuat klub lamanya, PSS Sleman. PSS sendiri menjadi klub pertama Ze saat berkarier di Indonesia.
Ze diketahui pernah membela PSS pada 2022. Bersama Super Elja, pemain asal Portugal itu mencatatkan dua gol dan tiga assist dari 18 penampilan.
Setelah semusim berseragam PSS, Ze direkrut Persebaya Surabaya sebelum dipinjamkan ke Persik Kediri. Musim ini, ia memperkuat PSIM Jogja. Berdasarkan data Transfermarkt, kontraknya bersama PSIM akan berakhir pada 31 Mei mendatang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ze menyambut positif keberhasilan PSS kembali promosi ke kasta tertinggi setelah semusim berkompetisi di Championship. Ia mengaku memiliki kedekatan emosional dengan klub berjuluk Super Elja tersebut.
"PSS adalah klub pertama saya di Indonesia. Saya memiliki hubungan yang kuat dengan para fans karena bagaimana mereka selalu memperlakukan saya, begitu juga dengan klub," ujar Ze kepada detikJogja, Minggu (24/5/2026).
"Jadi saya sangat senang melihat klub seperti PSS kembali ke divisi pertama (Super League)," lanjutnya.
Di sisi lain, Ze tidak menutup kemungkinan untuk kembali berseragam PSS di masa depan.
"Mengenai masa depan, kita tidak pernah tahu apa yang akan terjadi. Tetapi saya tidak akan pernah menutup pintu untuk kembali ke PSS," tuturnya.
Selain itu, Ze juga antusias menyambut Derby DIY antara PSIM dan PSS yang akan tersaji di Super League musim depan. Ia berharap rivalitas kedua tim tetap berlangsung sehat.
"Saya pikir sejak Tragedi Kanjuruhan, para suporter sudah sepakat untuk menjaga perdamaian satu sama lain, 'Mataram is Love'. Saya harap itu bisa terus mereka tunjukkan musim depan sehingga rivalitas hanya terjadi di lapangan, bukan di luar lapangan," tegasnya.
"Pertandingan ini akan sangat berarti bagi kedua kelompok suporter, dan saya berharap laga bisa digelar di Jogja karena itu akan menjadi tontonan yang luar biasa," pungkas Ze.
(aku/afn)












































Komentar Terbanyak
Terungkap Detik-detik Pelajar Tewas Dibacok 6 Gangster di Dekat SMAN 3 Jogja
Polisi Minta Ortu Serahkan Buron Pembunuhan di Dekat SMAN 3 Jogja
Mencuatnya Dugaan Kekerasaan Seksual Libatkan Dosen UPN Veteran Jogja