PSS Sleman akan menjamu PSIS Semarang dalam laga pamungkas babak penyisihan grup Championship 2025/2026 akhir pekan nanti. Sebanyak 16 ribu kuota penonton disiapkan.
Laga antara PSS Sleman vs PSIS Semarang bakal berlangsung di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Minggu (3/5/2026). Kick off pukul 15.30 WIB.
Kabar baik pada laga tersebut bahwa tribun selatan dan utara kembali dibuka. Sebelumnya, PSS harus menjalani sanksi dari Komdis PSSI berupa penutupan sebagian tribun utara dan selatan selama empat laga kandang. Sanksi tersebut dijatuhkan akibat insiden penyalaan apar oleh oknum suporter saat menghadapi Barito Putera pada 31 Januari 2026.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Executive Representative PSS, Vita Subiyakti, memastikan kuota penonton sudah mencapai batas maksimal yang diizinkan dari pihak keamanan.
"Kuota itu sudah maksimal yang bisa kita dapatkan. Untuk Stadion Maguwoharjo, full kuota kita adalah 16.000 penonton, atau 80 persen dari total kapasitas 20.500," ujar Vita kepada wartawan, Kamis (30/4/2026).
Vita menegaskan bahwa seluruh izin dari pihak kepolisian telah dikantongi. Ia memastikan suporter bisa kembali memenuhi stadion dengan atribut lengkap.
"Rekomendasi dari kepolisian sudah keluar. Semua tribun sudah bisa diakses barat, timur, utara, dan selatan. Suporter juga sudah bisa menggunakan atribut secara penuh," katanya.
"Penjualan tiket akan dibuka Kamis, 30 April 2026 pukul 19.00 WIB," katanya.
Vita turut mengimbau seluruh kelompok suporter Brigata Curva Sud (BCS) dan Slemania tetap mengedepankan komitmen untuk menjaga ketertiban selama pertandingan berlangsung. Koordinasi dengan pihak kepolisian pun telah dilakukan guna memastikan laga berjalan aman.
"Kami kembali mengingatkan kepada teman-teman suporter, kita sudah berkomitmen dengan kepolisian untuk menjaga pertandingan tetap tertib. Tidak ada flare dan tidak ada konvoi," tegasnya.

Komentar Terbanyak
Mahasiswa UGM Terancam Sanksi Buntut Hina Pasien BPJS Yurizal
Ulah Pemotor Mabuk lalu Ngamuk Rusak Palang KA di Sleman
Ancaman Sanksi Pemasang Pelang Jalan Malioboro Ilegal