Van Gastel Kecewa Berat Laga PSIM Vs Persija Dipindah ke Bali

Van Gastel Kecewa Berat Laga PSIM Vs Persija Dipindah ke Bali

Serly Putri Jumbadi - detikJogja
Selasa, 21 Apr 2026 19:21 WIB
Van Gastel Kecewa Berat Laga PSIM Vs Persija Dipindah ke Bali
Jumpa pers PSIM Jogja di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Bali, Selasa (21/4/2026). (Foto: dok. PSIM Jogja)
Jogja -

Laga antara PSIM Jogja vs Persija Jakarta di pekan ke-29 Super League 2025/2026 digelar besok. Pelatih PSIM, Jean-Paul van Gastel mengaku kecewa laga kandangnya dipindah ke Bali.

Laga antara PSIM Jogja vs Persija Jakarta dihelat di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Bali, Rabu (22/4). Kick off pukul 15.30 WIB.

Jean-Paul van Gastel tak menutupi rasa kecewanya atas keputusan tersebut. Ia menilai momen menghadapi tim besar seperti Persija seharusnya bisa dirasakan langsung oleh suporter di kandang sendiri.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Sangat mengecewakan karena pertandingan ini tidak diadakan di Jogja. Saya rasa klub dan para pendukung kami sudah menunggu lama untuk bisa bermain melawan tim-tim besar di Indonesia," ujar Van Gastel saat jumpa pers usai laga, Selasa (21/4/2026).

Menurutnya, laga kandang melawan Persija seharusnya menjadi kesempatan spesial, baik bagi tim maupun pendukung. Atmosfer pertandingan dengan kehadiran suporter dari kedua tim dinilai akan menambah daya tarik laga.

ADVERTISEMENT

"Ketika momen itu tiba di mana kami seharusnya menjalani laga kandang melawan Persija namun tidak bisa bermain di markas sendiri, itu mengecewakan bagi klub, pemain, dan pendukung," lanjutnya.

Meski demikian, Van Gastel menegaskan timnya tetap harus profesional dan fokus menatap pertandingan yang akan digelar di Bali.

"Ini mengecewakan, tapi begitulah situasinya dan kami harus siap untuk pertandingan besok," tegasnya.

Sementara itu, pemain PSIM Ze Valente mengungkapkan persiapan tim terbilang cukup singkat jelang laga ini. Meski begitu, ia memastikan tim tetap siap menghadapi Persija.

"Persiapannya sedikit pendek seperti biasanya, karena kami biasanya punya waktu untuk recovery dan sekarang tidak. Tapi kami harus bersiap menghadapi Persija," kata Ze.

Ia juga menilai laga melawan Persija akan berlangsung menarik karena kedua tim memiliki gaya bermain yang sama-sama ingin menguasai pertandingan.

"Kami akan menghadapi tim yang bagus. Ini akan menjadi match yang bagus karena kedua tim sama-sama ingin mengontrol permainan. Ini akan menjadi pertandingan yang ditunggu," tutupnya.

Diketahui, semula laga PSIM vs Persija dijadwalkan dihelat di Stadion Sultan Agung, Bantul. Namun, karena alasan faktor keamanan, laga tersebut dipindah ke Stadion Kapten I Wayan Dipta, Bali.

Ketua Panitia Pelaksana (Panpel) PSIM Jogja, Wendy Umar Seno Aji, mengungkapkan keputusan ini diambil setelah melalui berbagai pertimbangan, terutama aspek keamanan dan kenyamanan penonton.

"Manajemen dan Panitia Pelaksana PSIM selalu berkomitmen menjalankan regulasi dan kewajiban sebagai peserta kompetisi. Untuk laga melawan Persija, seluruh tahapan perizinan dan persiapan operasional di SSA sebenarnya sudah kami rampungkan dengan baik," kata Wendy dalam keterangan yang diterima detikJogja, Minggu (19/4).

Meski demikian, Wendy menjelaskan, hasil koordinasi dengan pihak kepolisian dan pemangku kepentingan lain menunjukkan bahwa kapasitas stadion dinilai belum ideal untuk menampung tingginya antusiasme suporter.

"Setelah koordinasi intensif dan mempertimbangkan rekomendasi dari pihak kepolisian serta stakeholder terkait, kami sepakat aspek keamanan dan kenyamanan harus menjadi prioritas utama. Mengingat tingginya animo pencinta sepakbola, kapasitas SSA saat ini belum ideal," jelasnya.




(aku/dil)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads