Puasa, Gelandang PSIM Rakhmatsho Tetap Gas Latihan

Puasa, Gelandang PSIM Rakhmatsho Tetap Gas Latihan

Serly Putri Jumbadi - detikJogja
Kamis, 19 Feb 2026 12:13 WIB
Gelandang PSIM Jogja, Rakhmatsho Rakhmatzoda.
Gelandang PSIM Jogja, Rakhmatsho Rakhmatzoda. Foto: Dok. PSIM Jogja.
Jogja -

Bulan suci Ramadan tentu menjadi momen yang dinantikan dan begitu spesial bagi umat muslim di seluruh dunia. Sama halnya dengan gelandang PSIM Jogja, Rakhmatsho Rakhmatzoda, yang antusias menyambut Ramadan.

Bagi Rakhmatsho, menjalankan puasa di bulan Ramadan bukan sekadar rutinitas tahunan. Pemain asal Tajikistan itu menyebut Ramadan merupakan salah satu momen yang ia nantikan setiap tahunnya.

"Menjalankan puasa adalah salah satu waktu terbaik dalam setahun dan itu tidak mengganggu apapun dalam kegiatan saya," ujar Rakhmatsho kepada detikJogja, Kamis (19/2/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sebagai umat muslim, Rakhmatsho mengaku tak pernah meninggalkan kewajiban untuk berpuasa. Di tengah padatnya jadwal latihan rutin bersama PSIM, ia memastikan ibadah puasa tak menjadi alasan untuk menurunkan intensitasnya ketika latihan.

ADVERTISEMENT

"Tidak ada masalah (latihan saat puasa). Ini adalah kehidupan dan agama kami, itu yang paling penting," ungkapnya.

"Di waktu seperti ini, setiap muslim harus berpuasa, dan itu sangat berarti bagi saya. Saya juga selalu berpuasa saat latihan," lanjut pemain berusia 21 tahun itu.

Untuk menjaga nutrisinya sebagai atlet profesional saat berpuasa, Rakhmatsho punya cara tersendiri saat memilih menu sahur agar cukup untuk menjaga energinya. Sementara saat berbuka puasa, ia mengaku lebih suka menyantap hidangan ringan.

"Saat sahur saya makan lebih berat, dan ketika berbuka saya lebih memilih makanan yang ringan. Pada dasarnya saya suka semua makanan, semuanya enak, jadi saya makan apa saja yang ada," ucapnya.

Menurut Rakhmatsho, puasa tak jadi masalah, sebab ia terbiasa makan saat pagi dan kembali makan saat malam hari. Pola tersebut membuat tubuhnya terasa prima, bahkan ketika harus menjalani sesi latihan dengan intensitas tinggi.

"Saya biasanya sarapan lalu tidak makan lagi sampai makan malam, dan saya tetap berlatih seperti biasa, terutama bulan ini (Ramadan). Saya merasa baik-baik saja," pungkasnya.




(apl/ams)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads