PSBS Biak resmi mengumumkan pelatih baru asal Rumania, Marian Mihail, pada paruh musim kompetisi Super League 2025/2026. Mihail menggantikan pelatih karteker, Kahudi Wahyu Widodo, yang kini menjadi asisten pelatih.
Pelatih kepala PSBS ini diketahui punya rekam jejak yang cukup mentereng, seperti menjadi analis Tim Nasional Rumania pada periode 2012-2014. Di kancah sepakbola Indonesia, ia juga pernah menukangi PSS Sleman pada musim 2023.
Manajer PSBS, Alex Yarangga, berharap kehadiran Mihail mampu membawa perubahan di putaran kedua Super League 2025/2026. Ia menilai kondisi tim saat ini tengah berjuang keluar dari ancaman degradasi.
"Target kami tidak muluk-muluk. Kami berharap pelatih Mihail mampu membawa PSBS Biak bertahan di kompetisi ini terlebih dahulu, dan ke depan tim bisa berkembang menjadi lebih baik," ujar Alex dalam keterangan resmi yang diterima detikJogja, Selasa (10/2/2026).
Tugas tersebut tentu tidak mudah bagi pelatih berusia 67 tahun itu. Persaingan klub-klub Super League yang sangat ketat menuntutnya meramu strategi terbaik bagi tim Badai Pasifik. Kondisi tim juga diperberat dengan sanksi yang saat ini membuat PSBS belum bisa menambah pemain baru.
"Saya sudah mengetahui situasi tim saat ini. Pemain yang ada menurut saya sudah bagus, tinggal memperbaiki beberapa aspek permainan," ujar Mihail.
"Saya senang dengan kerja keras para pemain, baik saat melakukan pressing maupun ketika menyerang, meskipun hasil beberapa pertandingan belum maksimal," ungkapnya.
Mihail mengatakan tak mudah baginya untuk menjadi juru taktik PSBS yang saat ini berjuang untuk selamat dari degradasi.
"Saya tahu ini tugas berat untuk membawa tim menjauh dari zona degradasi. Namun saya melihat persaingan liga cukup merata, tidak ada tim yang terlalu dominan," ungkapnya.
"Saat menghadapi Persib Bandung, misalnya, PSBS mampu mengimbangi permainan meski akhirnya kalah. Harapan saya, PSBS tetap bisa bertahan di Liga Super," tambahnya.
Simak Video "Video: 10 Wilayah Tertinggi Kekeringan, Kabupaten di Pulau Jawa Mendominasi"
(ams/apu)