Cerita Cristiano Ronaldo Pernah Dibikin Nangis oleh Mourinho

Internasional

Cerita Cristiano Ronaldo Pernah Dibikin Nangis oleh Mourinho

Mohammad Resha Pratama - detikJogja
Kamis, 01 Jan 2026 18:39 WIB
LA CORUNA, SPAIN - FEBRUARY 23:  Head coach Jose Mourinho (L) of Real Madrid CF gives instructions to Cristiano Ronaldo (2ndl) on the desk during the La Liga match between RC Deportivo La Coruna and Real Madrid CF at Riazor Stadium on February 23, 2013 in La Coruna, Spain.  (Photo by Gonzalo Arroyo Moreno/Getty Images)
Jose Mourinho bersama Cristiano Ronaldo saat masih bekerja bersama di Real Madrid. Foto: Gonzalo Arroyo Moreno/Getty Images
Jogja -

Gelandang AC Milan, Luka Modric, mengenang momen Jose Mourinho semasa membesut Real Madrid. Modric menyebut Mourinho sebagai sosok yang tegas, bahkan Cristiano sempat dibuat menangis olehnya.

Dilansir detikSepakbola Kamis (1/1/2026), Mourinho membesut Los Blancos, julukan Real Madrid, periode 2010 hingga 2013. Ia melanjutkan kerja Manuel Pellegrini yang gagal memberikan gelar meski bersenjatakan skuad bermateri Ronaldo, Karim Benzema, hingga Kaka.

Sementara Modric direkrut Mourinho dari Tottenham Hotspur pada 2012, yang kemudian menjadi musim terakhir Mourinho di Madrid.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Modric mengungkap, Mourinho adalah sosok pelatih yang meninggalkan kesan mendalam baginya sebagai pesepakbola. Ia mengaku menyesal hanya bekerja semusim bersama pelatih asal Portugal itu.

"Istimewa. Sebagai pelatih dan sebagai pribadi. Dialah yang menginginkan saya di Real Madrid. Tanpa Mourinho, saya tidak akan pernah berhasil. Saya menyesal hanya dilatih dia selama satu musim," ujar Modric dalam wawancara dengan Corriere della Sera.

Gelandang Kroasia berusia 40 tahun itu lantas bercerita momen menegangkan yang dibuat Mourinho di ruang ganti Madrid. Saat itu, dia membentak Ronaldo, membuat pemain berjuluk CR7 tersebut menangis karena lalai menjaga lawan.

"Saya melihatnya membuat Cristiano Ronaldo menangis di ruang ganti, seorang pemain yang memberikan segalanya saat bermain, karena dia sempat sekali tidak mengejar bek sayap lawan," sambungnya.

Modric bermain enam tahun di Madrid sebelum pergi musim panas lalu. Dia sempat merasakan dilatih oleh empat orang berbeda, yakni Mourinho, Carlo Ancelotti, Zinedine Zidane, dan Rafael Benitez.

Dia adalah pemain tersukses di Madrid dengan torehan 28 trofi. Sementara, Ronaldo merumput sembilan musim di Madrid dengan torehan empat gelar Liga Champions dan dua La Liga.




(apu/apu)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads