7 Manfaat Ikan Asin untuk Kesehatan Tubuh dan Cara Mengolahnya

7 Manfaat Ikan Asin untuk Kesehatan Tubuh dan Cara Mengolahnya

Nur Umar Akashi - detikJogja
Kamis, 08 Jan 2026 13:25 WIB
Ikan asin cirebon.
Ilustrasi ikan asin. Foto: Devteo Mahardika/detikJabar
Jogja -

Ikan asin adalah hidangan favorit banyak orang berkat rasa gurihnya yang kuat dan khas. Faktor ketahanan dan praktisnya penyimpanan ikan asin juga menjadi sebab ia mudah ditemui di rumah-rumah orang Indonesia.

Berdasar penjelasan dalam dokumen unggahan Repository Poltekkes Denpasar, ikan asin pada dasarnya adalah ikan yang digarami dan dikeringkan. Karena proses itu, kadar air ikan asin menjadi rendah.

Meski sudah diasinkan, ikan asin tetap punya batas waktu konsumsi. Umumnya, ikan asin masih bagus digunakan setelah 2-3 bulan apabila konsisten disimpan di suhu 10 derajat Celsius ke bawah. Namun, jika disimpan di suhu 15°C atau lebih, kerusakan cepat terjadi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Di samping beberapa faktor di atas, tahukah kamu bahwasanya ikan asin juga memiliki manfaat kesehatan? Yuk, pelajari manfaat ikan asin dan cara mengolahnya via uraian di bawah ini!

Poin Utamanya:

ADVERTISEMENT
  • Di antara manfaat ikan asin adalah memiliki aktivitas antioksidan, kaya selenium dan protein, serta mampu menjaga kesehatan jantung dan tulang.
  • Ikan asin juga memiliki efek samping jika dikonsumsi berlebihan. Contohnya adalah meningkatkan risiko kanker nasofaring dan memicu peningkatan tekanan darah.
  • Ikan asin dapat dijadikan pelengkap pelbagai tipe makanan lezat, seperti nasi goreng dan tumis sayur.

Manfaat Ikan Asin untuk Kesehatan Tubuh

1. Mengandung Selenium

Dikutip dari laman Colombos Fish, ikan asin diketahui memiliki kandungan selenium. Bagi tubuh, zat ini bekerja melindungi dari stres oksidatif dan berperan membantu proses metabolisme maupun fungsi tiroid.

Selenium tidak ditemukan dalam banyak makanan. Namun menariknya, 200 gram ikan asin mengandung hingga 70% kebutuhan selenium harian. Dengan asupan selenium yang cukup, tubuh dapat berfungsi lebih optimal dan punya sistem imun tangguh.

2. Mencegah Penyakit Jantung

Manfaat kedua ikan asin adalah mencegah penyakit jantung. Alasannya, seperti diuraikan laman Dinas Perikanan Kabupaten Kutai Barat, ikan asin memiliki kandungan omega-3 yang cukup tinggi.

Omega-3 dapat membantu menurunkan kolesterol jahat yang berpotensi mengancam jantung. Tak hanya omega-3, ikan asin juga kaya kandungan kolesterol baik yang punya sederet fungsi kesehatan, seperti menjaga keseimbangan kadar kolesterol.

3. Menjaga Kesehatan Tulang

Berdasar uraian yang ada di website Pusat Perencanaan dan Pengendalian Keuangan (P3K) Universitas Medan Area, ikan asin dapat menjaga kesehatan tulang berkat kandungan mineral, seperti magnesium dan kalsium. Meski begitu, konsumsinya tidak boleh berlebihan alias moderat saja.

4. Memiliki Antioksidan

Diringkas dari Journal of Ethnic Foods berjudul 'Health Benefits and Functions of Salt-Fermented Fish' tulisan Yong-Jun Cha dan Daeung Yu, ikan asin yang difermentasikan menggunakan garam dilaporkan memiliki aktivitas antioksidan. Tak hanya itu, ada juga aktivitas penghambat enzim pengubah angiotensin yang dikenal sebagai efek antihipertensi.

"Sebagai konsekuensi dari fermentasi, pemecahan protein ikan oleh protease endogen atau mikroba dapat melepaskan asam amino dan peptida dengan aktivitas biologis yang berpotensi digunakan sebagai nutrasetika dan bahan fungsional untuk peningkatan kesehatan dan pengurangan risiko penyakit, tergantung pada sifat struktural, komposisi, dan sekuensialnya," bunyi penjelasan dalam artikel itu, dikutip pada Rabu (31/12/2025).

5. Menyediakan Energi bagi Tubuh

Seratus gram ikan asing dapat menghasilkan energi sebanyak 193 kkal. Hal ini menjadikan ikan asin pilihan tepat sebelum beraktivitas. Namun, tentu saja yang terbaik adalah tidak mengonsumsi ikan asin semata, tetapi juga dikombinasikan dengan makanan bergizi tinggi lain.

6. Memiliki Banyak Protein

Dilihat dari dokumen yang diunggah Repository UMB, ikan asin merupakan sumber protein tinggi. Tak tanggung-tanggung, kandungan proteinnya mencapai 42 gram per 100 gram ikan asin.

Bagi tubuh manusia, protein bekerja membangun dan memperbaiki jaringan-jaringan tubuh. Protein juga punya andil dalam proses pembentukan enzim dan hormon. Manfaat lain protein adalah menjaga daya tahan tubuh.

7. Mencegah Anemia

Khasiat lain dari ikan asin adalah mencegah anemia berkat kandungan zat besi. Sebagaimana detikers ketahui, zat besi berperan penting dalam membentuk hemoglobin. Asupan zat besi yang kurang menyebabkan produksi hemoglobin tersendat dan kemudian memicu anemia.

Efek Samping Ikan Asin

Meski memiliki banyak manfaat, ikan asin juga tidak lepas dari efek samping. Diambil dari laman resmi Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) Kabupaten Buleleng, ini 3 efek sampingnya:

1. Meningkatkan Risiko Kanker Nasofaring

Studi pada 1990 silam menemukan bahwa konsumsi ikan asin menyebabkan kenaikan risiko kanker nasofaring. Namun, ada juga faktor lain yang berkontribusi, yakni durasi konsumsi, proses memasak, dan konsumsi sejak usia belia.

2. Menyebabkan Tekanan Darah Tinggi

Sudah disinggung sekilas di atas bahwasanya ikan asin dibuat dengan pelibatan garam. Akibatnya, kandungan garam ikan ini menjadi tinggi. Konsumsi berlebihan ikan asin dapat menyebabkan tekanan darah tinggi yang mungkin berujung penyakit parah. Jadi, batasi konsumsinya, ya!

3. Menaikkan Risiko Paparan Logam Berat

Tidak sedikit ikan yang diasinkan hidup di lingkungan dengan kontaminasi logam berat. Apabila dikonsumsi secara berlebihan dan dalam jangka panjang, kandungan logam berat tersebut dapat terakumulasi di dalam tubuh dan berpotensi mengganggu fungsi organ serta kesehatan secara umum.

Cara Mengolah Ikan Asin

Menurut keterangan dari laman Nofima, ikan asin sebaiknya direndam sesaat dalam air sebelum dimasak. Hal ini bertujuan untuk menghilangkan garam berlebih yang digunakan dalam proses pembuatannya.

Mengenai jenis masakannya, ikan asin bisa dijadikan banyak hal. Misal, menggabungkannya sebagai pelengkap rasa dalam masakan nasi goreng. Kamu juga bisa mengolahnya menjadi ikan asin pedas, pepes sederhana, hingga tumis sayur.

Sekali lagi, meski rasanya lezat, memakan ikan asin berlebihan adalah hal yang wajib dihindari. Lebih-lebih untuk detikers yang punya riwayat sakit jantung atau tekanan darah tinggi. Konsultasikan batasnya dengan dokter agar yakin.

Nah, itulah 7 manfaat ikan asin untuk kesehatan tubuh dan cara mengolahnya. Semoga bermanfaat!



(par/aku)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads