PDIP Jogja Gelar Cek Kesehatan Lansia, Eko Suwanto Dorong Kenaikan JSLU

PDIP Jogja Gelar Cek Kesehatan Lansia, Eko Suwanto Dorong Kenaikan JSLU

Adji G Rinepta - detikJogja
Minggu, 26 Jul 2026 16:23 WIB
PDIP Kota Jogja gelar cek kesehatan lansia, Minggu (26/7/2026).
PDIP Kota Jogja gelar cek kesehatan lansia, Minggu (26/7/2026). Foto: dok. Istimewa
Jogja -

DPC PDI Perjuangan Kota Jogja menggelar kegiatan bakti sosial pemeriksaan kesehatan gratis bagi lansia. Dalam kesempatan itu, Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Jogja, Eko Suwanto, mendesak pemerintah daerah untuk menaikkan anggaran jaminan sosial lanjut usia (LSJU).

Kegiatan pemeriksaan kesehatan gratis bagi lansia ini menjadi salah satu rangkaian acara peringatan peristiwa Kudatuli 1996. Eko mengatakan seluruh rangkaian acara dirancang dengan implementasikan komitmen PDI Perjuangan jalankan ideologii politik kebangsaan yakni selalu berada di tengah-tengah masyarakat.

"Komitmen PDI Perjuangan untuk pastikan kesehatan lansia, kita jalankan dengan pemeriksaan kesehatan gratis. Kita berikan dukungan juga agar jaminan sosial lanjut usia dari Pemda DIY bisa baik alokasi anggarannya," jelas Eko dalam keterangan tertulisnya, Minggu (26/7/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Bakti Sosial Pemeriksaan Kesehatan Lansia Gratis yang digelar di Taman Legawong, Umbulharjo hari ini. Eko menyebut bakti sosial ini sebagai rangkaian acara Peringatan Peristiwa Kudatuli 1996.

ADVERTISEMENT

Menurut Eko, peristiwa kelabu 30 tahun silam itu, perlu untuk diperingati karena menjadi tonggak sejarah perjuangan politik PDI Perjuangan dalam melawan rezim otoriter. Eko ingin seluruh kader PDI Perjuangan memahami ideologinya dengan implementasi menggelar kegiatan untuk masyarakat.

"Ada sekitar 8 ribu lansia yang mendapat bantuan. Selain itu kami membangun kesiapsiagaan melalui Badan Penanggulangan Bencana dengan simulasi penyelamatan korban di Sungai Gajah Wong. Kami juga menanam 300 pohon, di antaranya pohon nangka dan berbagai tanaman buah lainnya," paparnya.

"Puncak peringatan pada 27 Juli diisi dengan Refleksi dan Doa Bersama. Lalu pada 29 Juli 2026 diselenggarakan Talk Show bertema Demokrasi dan HAM," imbuh Eko.

PDIP Kota Jogja gelar cek kesehatan lansia, Minggu (26/7/2026).PDIP Kota Jogja gelar cek kesehatan lansia, Minggu (26/7/2026). Foto: dok. Istimewa

Selain berbagai macam kegiatan sosial, lanjut Eko, PDI Perjuangan Kota Jogja juga menggelar Pelantikan pengurus ranting, badan, dan sayap Partai se-Kota Jogja. Dalam kesempatan ini, Eko meresmikan kepengurusan ranting periode 2025-2030, sekaligus melantik pengurus Taruna Merah Putih, Baitul Muslimin, dan Baguna Kota Jogja.

Prosesi ditandai dengan penanaman bibit pohon nangka di kawasan Taman Legawong sebagai simbol komitmen menjaga kelestarian lingkungan.

"Semua satu suara, solid saling menjaga, bergerak satu arah, berjuang wujudkan kesejahteraan masyarakat," tegas Eko.

Ketua DPD PDI Perjuangan DIY, Nuryadi, menambahkan pelantikan kader ini menjadi konsolidasi perdana pascapemilihan kepala daerah. Diketahui, untuk pertama kalinya Kota Jogja dipimpin wali kota dan wakil wali kota yang berasal dari PDI Perjuangan.

"Ini adalah hal baik yang harus kita teruskan ke depan. Bagaimana DPC hingga ranting bekerja dengan baik menyampaikan tujuan-tujuan baik partai kepada masyarakat. Pengurus ranting harus terus kompak dan bergerak bersama," ujar Nuryadi.

Pelantikan ini turut dihadiri Wali Kota dan Wakil Wali Kota Jogja, Hasto Wardoyo dan Wawan Harmawan. Hasto menegaskan kepedulian terhadap lingkungan merupakan nilai yang terus ditekankan Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri.

"Kita harus pro terhadap lingkungan, peduli merawat air dan kehidupan. Program-program juga harus menyentuh kebutuhan wong cilik. Kita hadir mendampingi masyarakat dan membela mereka yang lemah," tambah Hasto.



(ams/apu)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads