Momen Massa Pedagang Warung Madura Geruduk Mapolresta Jogja

Momen Massa Pedagang Warung Madura Geruduk Mapolresta Jogja

Adji G Rinepta - detikJogja
Senin, 12 Okt 2026 18:03 WIB

Jogja - Paguyuban Keluarga Madura Yogyakarta (KMY) minta Polresta Jogja setop penyelidikan kasus di internal KMY terkait masalah jarak antarwarung, Senin (12/10/2026).

Suasana aksi demo yang digelar paguyuban Keluarga Madura Yogyakarta di Polresta Jogja, Senin (12/10/2026).

Foto: Adji G Rinepta/detikJogja

Suasana aksi demo yang digelar paguyuban Keluarga Madura Yogyakarta di Polresta Jogja, Senin (12/10/2026).

Pihak KMY mengatakan kasus bermula pada Juni 2026, saat eks anggota KMY, inisial S (65), membuka warung kelontong lagi tapi melanggar aturan paguyuban soal jarak minimal 300 meter antarwarung milik warga Madur.

Suasana aksi demo yang digelar paguyuban Keluarga Madura Yogyakarta di Polresta Jogja, Senin (12/10/2026).

Usai pembahasan tak mencapai titik temu, KMY akhirnya menutup warung milik S dan mengamankan barang dagangannya sesuai prosedur yang disepakati paguyuban. S lalu melaporkan KMY ke Polresta Jogja atas dugaan pencurian.

Suasana aksi demo yang digelar paguyuban Keluarga Madura Yogyakarta di Polresta Jogja, Senin (12/10/2026).

KMY memastikan seluruh barang dari warung milik S masih aman, tidak ada yang hilang. Polisi pun memfasilitasi proses mediasi dan ada peluang restorative justice.

Momen Massa Pedagang Warung Madura Geruduk Mapolresta Jogja
Momen Massa Pedagang Warung Madura Geruduk Mapolresta Jogja
Momen Massa Pedagang Warung Madura Geruduk Mapolresta Jogja
Momen Massa Pedagang Warung Madura Geruduk Mapolresta Jogja

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads