Permintaan Unik Klien 'Jasa Temanmu di Jogja': Cari Orang Baca Tarot

Permintaan Unik Klien 'Jasa Temanmu di Jogja': Cari Orang Baca Tarot

Serly Putri Jumbadi - detikJogja
Selasa, 09 Jun 2026 07:30 WIB
Pendiri jasa Temanmu di Jogja, Gita Ayu Chrissiana (bertopi). Foto diunggah Senin (8/6/2026).
Pendiri jasa Temanmu di Jogja, Gita Ayu Chrissiana (bertopi). Foto diunggah Senin (8/6/2026). Foto: dok. Istimewa
Jogja -

Menjadi penyedia jasa teman di Jogja membuat Gita Ayu Chrissiana (28) bertemu berbagai macam karakter dan kebutuhan klien. Tak hanya menemani wisatawan berkeliling kota, ia juga pernah mendapat permintaan yang tak biasa, mulai dari mencari kos hingga mendampingi klien menemui paranormal.

Gita mengaku salah satu pengalaman paling unik yang pernah dialaminya terjadi saat seorang klien meminta ditemani mencari orang yang bisa membaca tarot.

"Waktu itu ada tamu yang minta ditemani cari orang yang bisa baca tarot. Kebetulan saat itu nggak ada event, jadi nggak ketemu. Akhirnya aku coba cari informasi ke tukang parkir, terus malah diarahkan ke orang pintar," kata Gita kepada detikJogja, Senin (8/6/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Awalnya ia mengira klien tersebut hanya ingin berkonsultasi biasa. Namun setelah sampai di lokasi, Gita baru mengetahui alasan sebenarnya.

ADVERTISEMENT

"Aku baru tahu pas sudah di sana. Ternyata tamunya cerita kalau sudah beberapa tahun merasa kayak diganggu dan ingin mencari solusi atau penangkalnya," ujarnya.

Karena percakapan berlangsung menggunakan bahasa Jawa, Gita pun diminta ikut mendampingi dan membantu menerjemahkan penjelasan kepada klien.

"Biasanya orang Jogja kan pakai bahasa Jawa. Jadi waktu itu aku diminta masuk juga buat bantu menerjemahkan ke bahasa Indonesia," katanya.

Meski menjadi pengalaman yang paling berkesan, permintaan semacam itu tergolong jarang. Menurut Gita, sebagian besar klien justru menggunakan jasanya untuk kebutuhan yang lebih sederhana.

"Kadang ada yang minta ditemani cari kos, cari oleh-oleh, ke mal, atau sekadar nongkrong. Jadi sebenarnya aktivitas apa pun yang sekiranya butuh teman," ujarnya.

Perempuan yang mulai membuka jasa teman sejak awal 2026 itu mengatakan setiap klien datang dengan kebutuhan yang berbeda. Karena itu, pekerjaannya tidak hanya sebatas menemani wisatawan berlibur.

Salah satu pengalaman unik lainnya adalah saat ia diminta membantu seorang mahasiswa kedokteran yang sedang mengerjakan penelitian skripsi di Bantul.

"Ada mahasiswa yang minta ditemani mendatangi rumah-rumah responden ibu nifas untuk mengisi kuesioner. Aku bantu permisi ke warga dan tanya alamat pakai bahasa Jawa," jelasnya.

Menurut Gita, keberadaan jasa teman tidak melulu soal menemani jalan-jalan. Banyak klien yang membutuhkan bantuan karena datang seorang diri ke Jogja dan belum mengenal lingkungan sekitar.

Mayoritas pelanggan yang menggunakan jasanya berasal dari luar daerah. Banyak di antaranya merupakan solo traveler yang ingin memiliki teman selama berada di Kota Pelajar.

"Kebanyakan memang dari luar Jogja dan solo trip. Jadi mereka butuh teman untuk aktivitas tertentu selama di sini," katanya.

Selain menemani berbagai aktivitas, Gita juga kerap diminta menjadi fotografer dadakan saat klien berkunjung ke sejumlah destinasi wisata di Jogja. Baginya, setiap permintaan yang datang selalu menghadirkan cerita dan pengalaman baru.

"Dari semua pengalaman itu, yang paling unik memang waktu menemani tamu mencari orang pintar. Karena awalnya aku juga nggak menyangka bakal sampai ke situ," ujarnya sambil tertawa.



(apu/dil)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads