BLT Kesra yang sempat disalurkan pemerintah pada tahun 2025 kembali ramai diperbincangkan masyarakat. Hal ini dipicu oleh beredarnya informasi di media sosial, yang menyebut adanya penyaluran bantuan sosial (bansos) tersebut pada pertengahan April lalu. Lantas, benarkah BLT Kesra cair lagi pada April 2026 ini? Simak penjelasan lengkapnya di bawah ini.
Seiring meningkatnya kebutuhan masyarakat, BLT Kesra menjadi salah satu program yang dinantikan karena dapat membantu meringankan beban ekonomi rumah tangga. Karena itu, banyak pertanyaan mulai muncul terkait jadwal pencairan bansos tersebut.
Kendati demikian, penting untuk memastikan setiap informasi berasal dari sumber resmi agar tidak salah menerima informasi, khususnya terkait BLT Kesra, mengingat banyaknya berita palsu atau hoaks yang cepat menyebar di media sosial.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mengenal BLT Kesra
Dilansir dari laman Sekretariat Kabinet RI, pada tahun 2025 lalu pemerintah secara resmi meluncurkan program Bantuan Langsung Tunai Kesejahteraan Rakyat (BLT Kesra) yang ditujukan untuk meningkatkan daya beli masyarakat, sekaligus memperkuat pertumbuhan ekonomi nasional.
Pada implementasinya, bantuan ini disalurkan pada 35.046.783 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dan berhasil menjangkau sekitar 140 juta orang yang terdiri dari satu keluarga, mencakup ayah, ibu, dan dua orang anak.
Selain itu, BLT Kesra merupakan bansos tambahan yang disalurkan di luar BLT reguler, baik Program Keluarga Harapan (PKH) maupun Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT/Kartu Sembako).
Adapun untuk penyaluran BLT Kesra sendiri bersifat sementara. Artinya, bansos ini tidak disalurkan setiap bulan karena bagian dari bansos tambahan di luar bansos reguler yang disalurkan setiap bulan.
Besaran BLT Kesra yang Diterima
Berdasarkan pada Keputusan Menteri Sosial RI Nomor 239/HUK/2025 Tentang Penyaluran Bantuan Langsung Tunai Sementara Kesejahteraan Rakyat, BLT Kesra diberikan sebesar Rp 300.000 per bulan untuk setiap KPM.
Bantuan ini disalurkan selama tiga bulan berturut-turut, sehingga total bantuan yang diterima bisa mencapai Rp 900.000. Adapun penyaluran dijadwalkan pada bulan Oktober, November, dan Desember.
Mekanisme penyaluran dilakukan secara bertahap, bukan sekaligus. Hal ini bertujuan, supaya dana bantuan dapat digunakan lebih efektif untuk kebutuhan sehari-hari seperti pangan dan kebutuhan pokok lainnya.
Sementara itu, masih mengutip laman Sekretariat Kabinet RI, untuk penyaluran BLT Kesra pada setiap bulannya, dilakukan oleh pemerintah melalui dua skema, yaitu melalui Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) dan PT Pos Indonesia.
Penerima BLT Kesra 2026
Masih disadur dari sumber yang sama tersebut, penerima BLT Kesra ditentukan berdasarkan Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) dan menyasar masyarakat dengan kategori desil 1 hingga 4. Karena itu, dapat ditarik kesimpulan bahwa penerima BLT Kesra harus memenuhi persyaratan umum berikut, di antaranya:
- Warga Negara Indonesia (WNI)
- Terdaftar dalam DTSEN
- Bagian dari kategori desil 1,2,3, dan 4
- Lolos verifikasi dan validasi data Kemensos
Apa Itu Desil?
Mengacu pada laman DTSEN, desil adalah pengelompokan tingkat kesejahteraan keluarga yang dihitung berdasarkan berbagai indikator sosial ekonomi yang bersifat dinamis, sehingga bisa diperbarui jika data yang tercatat tidak mencerminkan kondisi sebenarnya. Pembaruan dapat dilakukan melalui pemerintah desa atau kelurahan, dinas sosial, maupun aplikasi Cek Bansos dengan memasukkan data sesuai kondisi riil. Selanjutnya, perhitungan desil akan diperbarui secara berkala oleh BPS.
Urutan Desil 1-10
Penetapan desil telah diatur dalam Keputusan Menteri Sosial RI Nomor 79/HUK/2025 tentang Penetapan Peringkat Kesejahteraan Keluarga sebagai dasar penyaluran bantuan sosial dan program kesejahteraan sosial di lingkungan Kementerian Sosial.
Berdasarkan publikasi Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian RI, berikut pembagian desil 1 hingga 10:
- Desil 1: rumah tangga pada kelompok 10% terbawah (sangat miskin).
- Desil 2: rumah tangga pada kelompok 10-20% terbawah (miskin).
- Desil 3: rumah tangga pada kelompok 20-30% terbawah (hampir miskin).
- Desil 4: rumah tangga pada kelompok 30-40% terbawah (rentan miskin).
- Desil 5-6: rumah tangga pada kelompok 40-60%.
- Desil 7-10: rumah tangga pada kelompok 30% teratas.
Status Desil Penentu Bansos
Mengacu pada informasi dari laman desa Krandengan, status desil yang dimiliki seseorang dapat menenrukan jenis bantuan yang diterima. Berikut beberapa program bansos berdasarkan kelompok desil:
- Desil 1-4: Program Keluarga Harapan (PKH)
- Desil 1-4: Program Sembako/Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT)
- Desil 1-5: Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI-JK) (atau melalui asesmen)
- Desil 1-5: Asistensi Rehabilitasi Sosial (ATENSI) (atau melalui asesmen)
Apakah BLT Kesra 2026 Cair Lagi di Bulan April ini?
Merujuk publikasi dari Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) dalam dokumen Laporan Isu Hoaks, sebelumnya diketahui bahwa terdapat informasi yang beredar terkait penyaluran BLT Kesra.
Lebih rinci, informasi tersebut diunggah di platform Facebook pada 13 April 2026 yang mengarahkan pengguna media sosial untuk menuliskan komentar pada unggahan, guna memperoleh informasi terkait pendaftaran.
Bersama dengan publikasi tersebut, Komdigi menegaskan bahwa informasi pada unggahan di Facebook tentang penyaluran dan pendaftaran BLT Kesra merupakan berita palsu atau hoaks yang berpotensi modus penipuan.
Kapan BLT Kesra 2026 Cair?
Pada publikasi yang sama tersebut, Komdigi turut menginformasikan bahwa sejauh ini, pemerintah belum mengumumkan adanya kelanjutan BLT Kesra. Sebab, program tersebut dinyatakan sebagai bantuan tambahan yang hanya berlaku pada tahun 2025. Karena itu, pemerintah belum menetapkan jadwal pencairan BLT Kesra untuk tahun 2026.
Namun, jika kembali dilanjutkan, pencairan kemungkinan akan mengikuti pola sebelumnya, yaitu disesuaikan dengan kebijakan pemerintah yang ditetapkan pada Keputusan Menteri Sosial RI Nomor 239/HUK/2025, yaitu pada bulan Oktober, November, dan Desember, serta bukan pada bulan April seperti isu yang beredar.
Cara Cek Pencairan BLT Kesra 2026
Guna memastikan kebenaran informasi terkait pencairan BLT Kesra 2026, masyarakat dapat memeriksa status bantuan secara mandiri melalui kanal resmi Kementerian Sosial (Kemensos). Berikut langkah-langkahnya:
Melalui situs cekbansos.kemensos.id
- Akses laman resmi Cek Bansos Kemensos di https://cekbansos.kemensos.go.id
- Masukkan Nomor Induk Kependudukan (NIK) sebanyak 16 digit.
- Pastikan NIK yang diinput sesuai dengan data di KTP.
- Masukkan kode captcha yang terdiri dari kombinasi huruf dan angka.
- Jika kode kurang jelas, tekan opsi refresh untuk mendapatkan kode baru.
- Klik tombol "CARI DATA".
- Sistem akan menampilkan status apakah terdaftar sebagai penerima atau tidak.
- Jika terdaftar, akan muncul informasi terkait status penerimaan bansos.
- Jika tidak ada keterangan, berarti tidak termasuk penerima manfaat karena nilai desil kesejahteraan tidak memenuhi kriteria.
Melalui aplikasi Cek Bansos
- Unduh aplikasi Cek Bansos melalui Play Store atau App Store di ponsel.
- Masuk (login) jika sudah memiliki akun.
- Jika belum memiliki akun, lakukan pendaftaran dengan menyiapkan data seperti KTP, NIK, dan KK.
- Setelah pendaftaran berhasil, login menggunakan akun yang telah dibuat.
- Pilih menu "Cek Bansos".
- Lengkapi data wilayah, mulai dari provinsi, kabupaten/kota, kecamatan, hingga kelurahan/desa, serta isi nama lengkap sesuai KTP dan jawaban verifikasi.
- Tekan tombol "Cari Data" untuk melihat hasil.
- Jika terdaftar, sistem akan menampilkan informasi seperti nama penerima, usia, jenis bantuan, status pencairan, dan periode penyaluran.
- Jika nama tidak ditemukan, berarti yang bersangkutan tidak terdaftar sebagai penerima. Hal ini bisa disebabkan karena tidak memenuhi kriteria atau nilai desil yang tidak sesuai dengan syarat penerima bantuan.
Demikianlah informasi tentang pencairan BLT Kesra pada April 2026, lengkap dengan jadwal dan cara mengecek pencairannya di laman cekbansos.kemensos.go.id. Semoga bermanfaat, detikers!
Artikel ini ditulis oleh Khofifah Azzahro peserta Program MagangHub Bersertifikat dari Kemnaker di detikcom.
