Riuhnya wisatawan di kawasan Malioboro, Kota Jogja tak selalu berbanding lurus dengan rezeki para seniman di jalanan. Salah satunya dirasakan pelukis karikatur kaki lima di Jalan Malioboro, Setiawan, asal Sewon, Bantul.
Di sela menunggu pelanggan di pinggir Jalan Malioboro, Setiawan, menceritakan awal mula dirinya menekuni jasa lukis karikatur. Ia memulai jasa lukis karikaturnya sejak 2009 silam.
"Mulai dari 2009 dulu, kaki lima. Dari dulu saya di sini (Malioboro), sampai sekarang," ujar Setiawan kepada detikJogja di Kawsan Malioboro, Minggu (22/3/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selama lebih dari satu dekade menjadi seniman kaki lima, Setiawan menyebut terjadi perubahan besar pada minta masyarakat terhadap jasa lukis karikatur. Menurutnya, penurunan mulai terasa sejak pandemi COVID-19 melanda. Sejak saat itu, jumlah pelanggan terus merosot.
"Kalau dulu itu lumayan, sekarang kita kalah sama aplikasi. Kalau dulu itu bisa 1-3 pelanggan sehari. Kalau sekarang seminggu cuma satu pelanggan, malah kadang nggak ada sama sekali," ungkapnya.
Untuk harga, Setiawan mematok Rp 80 ribu untuk satu wajah dan Rp 100 ribu untuk dua wajah dalam satu frame. Meski sederhana, ia meyakini ada nilai lebih dari karya manual yang dibuat dengan tangan.
"Prosesnya itu kan unik ya, manual pakai pensil. Prosesnya paling sekitar 30 menit sampai 1 jam-an. Kalau sekarang paling banyak memang pasangan gitu, kan momen ya di Malioboro," tuturnya.
Pada momen libur Lebaran kali ini, ia mengaku sudah mendapat pelanggan pada Hari H kemarin. Sementara hari ini, Setiawan masih menunggu pelanggan untuk datang.
"Kemarin saya dapat dua, kalau sekarang belum dapat sama sekali. Biasanya saya mulai jam 9 pagi sampai nanti pulang jam 3-4 sore," ucapnya.
Meski tengah sepi peminat, Setiawan tetap bertahan. Menurutnya, menjadi seorang pelukis karikatur bukan sekadar hobi, namun sebagai mata pencahariannya.
"Ya saya ini kan sudah dari 2009 saya menggeluti ini. Saya memang suka melukis, karena salah satunya ya saya bisa membantu orang-orang mengabadikan momen dengan cara yang unik," pungkasnya.

Komentar Terbanyak
Awal Mula Ide Mbah Suhan Bikin 'Sawah Rongsok' di Gunungkidul
Daftar Negara Lolos Semi Final Piala Dunia 2026: Isinya Rank 1-4 FIFA!
Pekerja Tewas Tertimpa Tembok Saat Bongkar Rumah di Sleman