Link Cek Desil Bansos 2026 Tanpa Aplikasi, Bisa Lewat Google di HP

Link Cek Desil Bansos 2026 Tanpa Aplikasi, Bisa Lewat Google di HP

Shakti Brammaditto Widya Fachrezzy - detikJogja
Jumat, 06 Mar 2026 10:59 WIB
Link cek desil bansos 2026 lengkap dengan penjelasan apa itu desil dan kriteria penerimanya.
Link cek desil bansos 2026. (Foto: Kemensos)
Jogja -

Bantuan sosial dari pemerintah diberikan kepada masyarakat yang masuk dalam kategori tertentu berdasarkan tingkat kesejahteraan. Untuk menentukan siapa yang berhak menerima bantuan tersebut, pemerintah menggunakan sistem pengelompokan yang disebut desil. Melalui sistem ini, kondisi sosial ekonomi masyarakat dianalisis sehingga penyaluran bantuan dapat lebih tepat sasaran.

Kini masyarakat juga dapat mengecek sendiri status desil mereka secara online tanpa perlu mengunduh aplikasi tambahan. Cukup menggunakan ponsel dan membuka situs resmi melalui Google, informasi terkait posisi kesejahteraan keluarga dapat diakses dengan mudah menggunakan Nomor Induk Kependudukan (NIK).

Fitur pengecekan ini menjadi penting karena kondisi ekonomi masyarakat bersifat dinamis. Jika seseorang merasa data kesejahteraannya tidak sesuai dengan kondisi sebenarnya, maka pembaruan data dapat dilakukan melalui pemerintah desa atau kelurahan, dinas sosial setempat, maupun layanan resmi pemerintah agar data dapat diverifikasi kembali. Lantas, apa link cek desil bansos 2026?

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Apa Itu Desil?

Menurut laman Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) Kementerian Sosial, desil adalah kelompok kesejahteraan keluarga yang diukur berdasarkan berbagai variabel sosial ekonomi. Variabel tersebut mencakup keterangan individu seperti pekerjaan dan pendidikan, kondisi perumahan seperti kualitas rumah dan daya listrik, serta kepemilikan aset.

ADVERTISEMENT

Dalam sistem ini terdapat 10 kelompok desil yang masing-masing berisi sekitar 10 persen keluarga di Indonesia. Desil 1 merupakan kelompok dengan tingkat kesejahteraan paling rendah atau 10 persen terbawah, sedangkan desil 10 merupakan kelompok dengan tingkat kesejahteraan paling tinggi.

Merujuk penjelasan Pemerintah Kabupaten Gunungkidul, pembagian kelompok desil dalam masyarakat secara umum dapat dijelaskan sebagai berikut:

  • Desil 1: Sangat Miskin (10% kelompok terbawah)
  • Desil 2: Miskin (10-20% terbawah)
  • Desil 3: Hampir Miskin (20-30% terbawah)
  • Desil 4: Rentan Miskin (30-40% terbawah)
  • Desil 5: Kelompok menengah bawah atau ekonomi pas-pasan
  • Desil 6: Kelompok menengah bawah
  • Desil 7-10: Kelompok menengah hingga sejahtera (sekitar 30% tertinggi)

Penjelasan di akun Instagram @kemensosri juga menyebutkan bahwa secara sederhana desil adalah pembagian data menjadi 10 kelompok sama besar berdasarkan urutan tertentu, dalam hal ini tingkat pengeluaran atau kesejahteraan masyarakat.

Penentuan desil dilakukan berdasarkan data sosial ekonomi yang terukur, bukan sekadar penilaian dari tampilan rumah atau kepemilikan barang tertentu. Data tersebut juga memiliki waktu rekam sehingga kondisi ekonomi yang berubah setelah pendataan bisa membuat hasil yang muncul terasa berbeda dengan kondisi terkini.

Masyarakat dapat mengecek status desil sekaligus informasi penerima bantuan sosial melalui situs resmi Kementerian Sosial. Pengecekan dapat dilakukan langsung melalui tautan berikut:

Situs tersebut terhubung dengan sistem Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) yang menjadi basis data pemerintah dalam menentukan sasaran program bantuan sosial.

Dalam sistem tersebut dijelaskan bahwa data desil digunakan untuk menentukan prioritas penerima bantuan sosial. Keluarga yang berada pada desil 1 hingga desil 4 atau 40 persen kelompok terbawah menjadi prioritas utama penerima bantuan sosial seperti Program Keluarga Harapan (PKH) dan Program Sembako.

Sementara itu, kelompok pada desil 5 masih dapat menerima sebagian bantuan tertentu, misalnya Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI-JK), meskipun sifatnya lebih terbatas dan selektif.

Tata Cara Cek Desil Bansos 2026 Tanpa Aplikasi

Proses pengecekan desil melalui situs resmi Kemensos cukup mudah dan dapat dilakukan hanya dalam beberapa langkah berikut:

  1. Buka situs https://cekbansos.kemensos.go.id⁠ melalui browser di HP.
  2. Masukkan NIK (Nomor Induk Kependudukan) sebanyak 16 digit sesuai KTP.
  3. Ketikkan huruf kode yang tertera dalam kotak verifikasi.
  4. Jika kode kurang jelas, klik ikon refresh untuk mendapatkan kode baru.
  5. Klik tombol CARI DATA untuk melihat hasil pencarian.

Setelah proses pencarian selesai, sistem akan menampilkan informasi terkait status data sosial ekonomi yang tercatat dalam DTSEN, termasuk posisi desil keluarga dalam kategori kesejahteraan.

Data desil juga bersifat dinamis. Jika masyarakat merasa data yang muncul tidak sesuai dengan kondisi sebenarnya, pembaruan dapat dilakukan melalui desa atau kelurahan, dinas sosial setempat, maupun melalui aplikasi cek bansos dengan menyampaikan kondisi yang sebenarnya. Data tersebut selanjutnya akan diverifikasi dan dihitung ulang secara berkala oleh Badan Pusat Statistik.

Demikian penjelasan singkat mengenai link cek desil bansos 2026 tanpa aplikasi yang bisa diakses melalui situs resmi dengan peramban Google. Semoga membantu!

Artikel ini ditulis oleh Shakti Brammaditto Widya Fachrezzy peserta Program MagangHub Bersertifikat dari Kemnaker di detikcom




(sto/aku)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads