Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Bantul mengusulkan ribuan tenaga harian lepas (THL) untuk menjadi pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) paruh waktu. Dari jumlah tersebut kebanyakan merupakan tenaga teknis.
"Ada 3.000 lebih (THL) yang kami usulkan jadi PPPK paruh waktu," kata Plt Kepala BKPSDM Bantul, Isa Budi Hartomo, saat dihubungi wartawan, Kamis (28/8/2025).
Isa mengatakan jumlah tersebut muncul dari hasil pemetaan BKPSDM. Sebab, ada beberapa nama yang dicoret karena berbagai faktor.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Setelah mapping ternyata ada yang pindah, meninggal atau resign, untuk jumlahnya belasan orang," ujarnya.
Selain itu, Isa mengungkapkan dari 3.000 THL yang diusulkan kebanyakan non-tenaga kesehatan dan guru. Sebab, tenaga kesehatan dan guru sudah banyak yang berstatus PPPK.
"Dari 3.000 itu paling banyak tenaga teknis," ucapnya.
Isa menjelaskan saat ini pihaknya masih menunggu keputusan dari pemerintah pusat terkait jumlah THL yang akan menjadi PPPK paruh waktu. Sehingga belum tentu 3.000 THL itu menjadi PPPK paruh waktu semua.
"Yang menentukan pemerintah pusat, ini kan sudah usul dan tinggal menunggu penetapan saja," pungkasnya.
(ams/dil)

Komentar Terbanyak
Tudingan Malpraktik RSUD Prambanan Buntut Naura Hilang Nyawa Usai CT Scan
Api Misterius Masih Teror Rumah Fia di Seyegan, 10 Hari Kebakaran 73 Kali
Viral Pria Bawa Seprai Putih Disebut Pocong Mau Maling di Gunungkidul