BKSDA Akan Periksa Lokasi 2 Ternak Kambing Mati Tercabik di Gunungkidul

BKSDA Akan Periksa Lokasi 2 Ternak Kambing Mati Tercabik di Gunungkidul

Pradito Rida Pertana - detikJogja
Senin, 26 Okt 2026 10:50 WIB
Ilustrasi Kambing Kurban
Ilustrasi kambing. Foto: Patrice Schoefolt/Pexels
Gunungkidul -

Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Jogja menyebut belum bisa memastikan penyebab kematian dua ekor kambing dengan kondisi tercabik-cabik di Saptosari, Gunungkidul. Guna memastikannya, BKSDA akan melakukan pengecekan di lokasi dan berkoordinasi dengan instansi terkait.

"Soal dua ekor kambing yang dilaporkan mati di Saptosari, saat ini informasi mengenai penyebab kematian tersebut masih perlu diklarifikasi dan diverifikasi lebih lanjut," kata Humas BKSDA Jogja, Desy Rachmawati saat dihubungi detikJogja, Senin (26/10/2026).

"Kami akan melakukan pengecekan ke lokasi dan berkoordinasi dengan instansi terkait untuk memastikan informasi dan kondisi di lapangan," sambungnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Karena itu, hingga saat ini BKSDA Jogja belum dapat menyimpulkan penyebab pasti kematian dua ekor kambing di Tepus. Menurut Desy, semua itu harus mengacu pada hasil pemeriksaan dari pihak yang berwenang atau yang kompeten.

"Oleh karena itu, kami mengimbau agar informasi yang beredar tidak terlebih dahulu dikaitkan dengan satwa liar atau faktor tertentu sebelum diperoleh hasil pemeriksaan," ujarnya.

ADVERTISEMENT

Selain itu, Dessy juga memastikan bahwa BKSDA akan melakukan pengecekan ke lokasi kejadian. Nantinya, jika hasil dari pemeriksaan telah keluar maka BKDSA akan mengungkapkannya ke publik.

"Jika sudah terdapat hasil atau informasi resmi, akan kami sampaikan sesuai kewenangan dan data yang tersedia," ucapnya.

Diberitakan sebelumnya, kematian hewan ternak akibat diduga hewan liar kembali terjadi di Gunungkidul. Kali ini dua ekor kambing milik warga di Saptosari, Gunungkidul, ditemukan mati dalam kondisi tercabik-cabik.

"Iya, benar. Ada dua ekor kambing yang mati di Kanigoro dengan kondisi tercabik-cabik," kata Kapolsek Saptosari AKP Sigit Teja Sukmana saat dihubungi detikJogja, Rabu (21/10/2026).

Dua kambing itu milik dua orang berbeda. Kambing pertama milik Pardi warga Klepu, Planjan, Saptosari, Gunungkidul.

Sementara kambing kedua milik Bejo, warga Kanigoro. Kedua kambing itu sama-sama ditemukan mati diduga diterkam hewan liar.

"Jadi awalnya pemilik mau mengecek kandang dan menemukan kambingnya sudah mati dengan kondisi seperti habis dimakan," ujarnya.



(afn/ahr)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads