Heboh Warga Curhat Diminta Bayar Saat Piknik di Wisdom Park UGM

Heboh Warga Curhat Diminta Bayar Saat Piknik di Wisdom Park UGM

Adji G Rinepta - detikJogja
Selasa, 13 Okt 2026 15:46 WIB
Suasana Wisdom Park UGM, Senin (13/10/2026)
Suasana Wisdom Park UGM, Senin (13/10/2026). Foto: Adji G Rinepta/detikJogja
Sleman -

Sebuah curhatan seorang warga soal tiba-tiba ditarik tarif saat piknik di Wisdom Park UGM viral di media sosial. Dalam unggahan tersebut menceritakan dua petugas keamanan menarik tarif sebesar Rp 129.500 per jamnya kepada pemilik akun tersebut.

Curhatan itu diunggah lewat akun Threads bernama @elraflukha. Kepada detikJogja, elraflukha pun menceritakan kronologi kejadian yang menimpanya tersebut.

"Kejadiannya kemarin Minggu kak, tanggal 11, pas banget lagi sunmor," ujar elraflukha kepada detikJogja melalui dirrect massage Instagram, Senin (12/10/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Rp 129.500/jam-nya kak, aku inget banget karena temenku agak aneh ngelihat angka 500 rupiah di belakangnya. Kayak kenapa nggak digenapin 129.000 atau 130.000 gitu. Makanya kita apal banget sama nominalnya," papar elraflukha.

Saat itu, elraflukha bersama teman-temannya hendak membuat acara ala piknik sederhana di Wisdom Park. Bukan acara formal, menurutnya, ia bersama teman-temannya hanya ingin bersantai di atas tikar menikmati Minggu pagi di Wisdom Park.

ADVERTISEMENT

"Temen saya juga banyak yang alumni UGM kak, ada juga yang masih mahasiswa UGM, makanya kemarin kita sempet mau minta ijin, tapi katanya free dan nggak perlu ijin-ijin, Makanya kita gas acara piknik itu," ujar elraflukha.

"Kira-kira 2 atau 3 minggu sebelumnya saya udah tanya-tanya ke satpam sana katanya free aja, yang penting nggak bawa bis yang rombongan besar, kalau cuma duduk-duduk ala piknik aja nggak masalah," sambungnya.

Tiba-tiba, kata elraflukha, saat teman-temannya sedang asyik jajan di kuliner Minggu pagi UGM, ia didatangi dua orang petugas keamanan yang langsung meminta tarif ke elraflukha lantaran disebut membuat acara di Wisdom Park.

"Udah diminta buat ke admin yang di GOR kak, sama dikasih nomor. Tapi aku bilang, masih jagain barang-barang teman. Soalnya yang lainnya lagi jajan di sunmor, nanti abis ini aku ke GOR gitu," imbuhnya.

Suasana Wisdom Park UGM, Senin (13/10/2026)Suasana Wisdom Park UGM, Senin (13/10/2026) Foto: Adji G Rinepta/detikJogja

Dua petugas keamanan itu pun pergi meninggalkan elraflukha. Setelah teman-temannya tiba, ia pun menceritakan kejadian tersebut. Mereka kemudian memilih pergi dari Wisdom Park.

"Tapi begitu teman-temanku datang, aku ceritain, dan mereka bilang ya udah pindah aja dah, daripada ditagih segitu, mending ke kafe kata temenku gitu," ungkapnya.

Lebih lanjut, elraflukha menceritakan, saat kejadian itu, tak hanya rombongannya saja yang ditarik tarif. Beberapa rombongan di sekitar tempat elraflukha piknik juga mengalami kejadian serupa.

"Petugasnya berseragam kak, ini ada yang nge-share fotonya, tempat saya ya di dekat situ, karena semua yang sekiranya agak bergerombol agak banyak dan gelar tikar semuanya didatangi sama petugasnya kak tanpa terkecuali," paparnya.

Suasana Wisdom Park UGM, Senin (13/10/2026)Suasana Wisdom Park UGM, Senin (13/10/2026) Foto: Adji G Rinepta/detikJogja

"Cuma acara piknik-piknik santai aja katanya, kurang lebih sama seperti rombongan kita kak, cuma piknik-piknik santai sama temen-temen," lanjut elraflukha.

detikJogja kemudian mencari konfirmasi ke pihak UGM terkait kejadian ini, melalui Manajer Utama UGM Residence, Wijayanti. Namun ia tak bersedia memberikan statemen terkait kejadian itu.

"Untuk informasi nanti satu pintu dari jubir (Juru Bicara), Pak Made Andi njih. Matur nuwun," terang Wijayanti saat dihubungi detikJogja, Senin (12/10).

detikJogja lalu mencoba menghubungi juru bicara UGM, Dr I Made Andi Arsana untuk meminta konfirmasi. Namun hingga berita ini ditulis, Made Andi belum memberikan respons.



(afn/apl)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads