Polisi Segera Olah TKP Kebakaran Trans Home di Sleman

Polisi Segera Olah TKP Kebakaran Trans Home di Sleman

Achmad Husain Syauqi - detikJogja
Senin, 12 Okt 2026 21:05 WIB
Toko bangunan Trans Home masih digaris polisi tadi siang, Senin (12/10/2026).
Toko bangunan Trans Home masih digaris polisi tadi siang, Senin (12/10/2026). Foto: Achmad Husain Syauqi/detikJateng
Sleman -

Garis polisi masih terpasang di supermarket bahan bangunan Trans Home di Jalan Jogja-Solo, Kalitirto, Berbah, Sleman, DI Yogyakarta yang terbakar awal Oktober 2026 lalu dan menewaskan dua karyawati. Penyelidikan masih terus dilakukan untuk menguak penyebabnya.

"Penyidik masih melakukan pendalaman terhadap peristiwa tersebut. Dalam minggu-minggu ini, direncanakan pelaksanaan olah TKP (tempat kejadian perkara)," ungkap Kasi Humas Polresta Sleman Iptu Argo Anggoro kepada detikjogja lewat sambungan telepon, Senin (12/10/2026).

Argo menjelaskan berbagai langkah sudah dilakukan termasuk mempersiapkan olah TKP. Dalam olah TKP, nantinya akan melibatkan tim INAFIS. Meski demikian Argo belum menyebutkan waktu pasti kegiatan olah TKP itu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Nantinya dengan melibatkan Tim INAFIS. Sedangkan untuk pemilik Trans Home juga telah dimintai keterangan," lanjut Argo.

ADVERTISEMENT

Lurah Kalitirto, Ari Hadi menyatakan aktivitas warga dan lingkungan sekitar sudah normal. Hanya saja untuk toko tersebut belum operasional.

"Belum (operasional). Tapi info yang saya terima sudah membuat kantor sementara," jelasnya.

Dari pantauan detikjogja, garis polisi masih terpasang di toko tersebut. Pagar besi juga masih terpasang rapat di lokasi.

Jelaga pada bangunan masih dibiarkan seperti saat kejadian dan tidak ada aktivitas di dalamnya. Hanya beberapa sekuriti berjaga di jalan depan toko.

Aan, warga di seberang jalan mengatakan sejak kejadian sampai padam belum ada aktivitas lagi. Asap sudah tidak ada lagi.

"Asap sudah tidak ada, termasuk dari basemen yang sebelumnya sulit dipadamkan. Beberapa hari setelah kejadian itu masih ada pemadam berjaga," katanya kepada detikjogja.

Sebelumnya diberitakan, kebakaran terjadi di toko bangunan Trans Home di Jalan Jogja-Solo, Kalitirto, Berbah, Sleman, Yogyakarta. Api diketahui muncul hari Kamis (1/10) sekitar pukul 13.00 WIB.

"Tadi sekitar jam 13.00 WIB. Untuk sementara belum diketahui penyebabnya, masih pemadaman," kata lurah Kalitirto, Ari Hadi saat diminta konfirmasi detikJogja, Kamis (1/10) siang.

Proses pemadaman yang mengerahkan armada pemadam kebakaran (damkar) baik dari Jogja, Sleman, maupun Klaten tersebut membuat sebagian Jalan Jogja-Solo ditutup. Arus lalu lintas dialihkan via jalur alternatif.

Dalam kebakaran hebat itu, dua karyawati menjadi korban meninggal dunia. Keduanya ditemukan tim SAR gabungan.

"Kondisinya tadi kita temukan sudah henti napas dan henti nadi. Untuk selanjutnya kita bawa ke RS Bhayangkara," kata koordinator unit siaga SAR Sleman, Basarnas Yogyakarta, Dedi Prasetyo di lokasi, Kamis (1/10) malam.

"Kita lakukan koordinasi dan evakuasi karena dari info awal ada dua yang terjebak di dalam. Pertama kita harus memastikan lokasi steril aman dari api serta asap, baru kita lakukan evakuasi korban," jelasnya.

Dedi menyebut kedua korban bisa dievakuasi dalam waktu 15 menit.

"Korban pertama dievakuasi sekitar delapan menit, dan yang kedua sekitar tujuh menit, sehingga total 15 menit. Korban ditemukan di lantai tiga, berdekatan di dekat tangga," ucap dia.

"Untuk korban atas nama ibu W dan ibu S. Untuk penyebab kebakaran belum bisa dipastikan, nantinya kita koordinasikan dengan kepolisian," lanjut Dedi.



(alg/afn)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads