Misteri Biang Kebakaran Maut di Toko Trans Home Sleman

Tim detikJogja - detikJogja
Sabtu, 03 Okt 2026 05:30 WIB
Penampakan garis polisi terpasang di lokasi toko bangunan Trans Home Berbah, Sleman, yang dilanda kebakaran, Jumat (2/10/2026). Foto: Achmad Husain Syauqi/detikJogja
Jogja -

Kebakaran yang melanda toko bangunan Trans Home di Jalan Jogja-Solo, Kalitirto, Berbah, Sleman, belum sepenuhnya padam hingga kemarin petang. Penyebab kebakaran yang menewaskan dua karyawati itu juga belum diketahui.

Tunggu Tim Labfor dari Semarang

Pantauan detikJogja, Jumat (2/10) pagi, garis polisi terpasang di depan toko, di bagian belakang, dan di tempat parkiran motor. Kapolsek Berbah, AKP Heri Nugroho, mengatakan pihaknya melakukan pengamanan lokasi.

"Pemasangan garis polisi terkait status quo. Olah TKP belum, karena masih menunggu (tim Labfor) dari Semarang," kata Heri, Jumat (2/10/2026).

Sekitar pukul 08.20 WIB, asap masih mengepul keluar dari bangunan. Di lokasi, polisi memasang police line di depan toko, dan pagar toko ditutup. Garis polis juga dipasang di bagian belakang toko.

Seratusan Motor Hangus

Di sebelah timur atau tempat parkir, sejumlah motor hangus bergeletakan juga dipasangi garis polisi. Polisi mengungkap, seratusan motor hangus terbakar dalam insiden ini.

"Kalau kemarin (1/10), indikasinya 100 (unit) motor. Cuma belum kita cek jumlahnya. Itu, di situ," kata Kapolsek Berbah, AKP Heri Nugroho, saat ditemui awak media di lokasi, Jumat (2/10/2026) pagi.

"Ya kondisi motor sebagian hangus dan sebagian masih utuh sebelahnya saja," sambungnya.

Terpisah, Kasi Ops dan Investigasi Bidang Damkar Satpol-PP Sleman, Murtiyanto, menuturkan pemadaman telah selesai dilakukan untuk lantai 1 hingga 3 toko Trans Home. Ada sekitar 30 personel gabungan mulai Damkar, BPBD, PMI, dan kepolisian yang diterjunkan ke lokasi.

"Kalau untuk lantai 1, 2, 3 sudah terkendali, tinggal pendinginan. Nah, tinggal basement ini yang belum selesai," ujar dia.

Kembali Muncul Asap Tebal

Pada Jumat (2/10) sore tadi, asap tebal kembali muncul di toko bangunan itu.

"Ya asap dari basemen. Jika ada asap tentu ada yang terbakar di dalam," kata Kabid Damkar Satpol PP Pemkab Sleman, Gunardi di lokasi saat diminta konfirmasi detikJogja, Jumat (2/10/2026) petang.

Gunardi mengatakan, penanganan kebakaran toko Trans Home masih berlangsung karena basemen masih mengeluarkan asap, terutama dari pintunya.

"Asap dari pintunya di bagian barat karena di dalamnya banyak bahan mudah terbakar. Untuk lalu lintas sempat padat," ujar dia.

Koordinator Unit Siaga SAR Sleman Basarnas Yogyakarta, Dedi Prasetyo, menyatakan tim Damkar masih melakukan pemadaman di area basemen.

"Tadi sore juga teman-teman Damkar masih melaksanakan pemadaman, terutama di area basemen," jelasnya kepada detikJogja.

"Dari kami ( Basarnas) secara ketugasan telah selesai, kami sebatas mengevakuasi jika ada jiwa manusia yang terancam atau dalam bahaya," imbuhnya.

Tewaskan 2 Karyawati

Diberitakan sebelumnya, kebakaran toko bangunan Trans Home itu berawal pada sekitar pukul 13.00 WIB, Kamis (1/10). Dua karyawati yang terjebak di dalam toko itu akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal.

"Kondisinya tadi kita temukan sudah henti napas dan henti nadi. Untuk selanjutnya kita bawa ke RS Bhayangkara," kata koordinator unit siaga SAR Sleman, Basarnas Yogyakarta, Dedi Prasetyo di lokasi, Kamis (1/10/2026) malam.

Dedi mengatakan, pemadaman oleh tim gabungan dilakukan pukul 14.00 WIB. Dari informasi awal ada dua karyawan yang terjebak.

"Korban pertama dievakuasi sekitar delapan menit, dan yang kedua sekitar tujuh menit, sehingga total 15 menit. Korban ditemukan di lantai tiga, berdekatan di dekat tangga," ucap dia.

"Untuk korban atas nama ibu W dan ibu S. Untuk penyebab kebakaran belum bisa dipastikan, nantinya kita koordinasikan dengan kepolisian," lanjut Dedi.

Kasi Ops dan Investigasi Bidang Damkar Satpol PP Sleman, Nawa Murtiyanto menjelaskan luas area terbakar sekitar 2.000 meter.

"Karena posisi situasi yang sulit jadi butuh penanganan ekstra. Banyak barang rumah tangga, mudah terbakar," kata dia kepada wartawan di lokasi.



Simak Video "Menggelar Fashion Show Bersama Warga di Grojogan Kapuhan, Sleman"

(dil/dil)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork